Breaking News:

Setelah Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo, Begini Bagi-bagi Kursi Kepemimpinannya

Merger Gojek dan Tokopedia membentuk GoTo menjadi kesepakatan bisnis terbesar yang pernah ada di Indonesia, diumumkan hari ini.

net
Logo GoTo hasil merger Gojek dan Tokopedia 

TRIBUNJAMBI.COM  -  Merger Gojek dan Tokopedia membentuk GoTo menjadi kesepakatan bisnis terbesar yang pernah ada di Indonesia, diumumkan hari ini.

Isu penggabungan usaha atau merger dua perusahaan teknologi terbesar di Indonesia sudah santer sejak lama. menjadi kenyataan.

Hasil merger Gojek-Tokopedia adalah sebuah perusahaan baru bernama GoTo

Gojek sebelumnya bernama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa sedangkan e-commerce Tokopedia bernama PT Tokopedia.

Kesepakatan didukung oleh investor besar termasuk Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital India, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.

GoTo Group juga akan menggabungkan e-niaga, sesuai permintaan, dan layanan keuangan, menciptakan platform pertama di Asia Tenggara yang menampung tiga kasus penggunaan penting ini dalam satu ekosistem.

Kesepakatan merger itu muncul ketika Gojek dan Tokopedia - masing-masing didukung oleh investor kelas berat global - berusaha meningkatkan profitabilitas setelah sekitar 10 tahun berdiri, dengan menggabungkan layanan mereka di bawah satu platform.

Merger ini juga memperluas konsolidasi yang berkembang di antara perusahaan rintisan atau startup teknologi yang bergerak cepat di Asia Tenggara.

Andre Soelistyo dari Gojek memimpin GoTo sebagai CEO Group, lalu Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo. Adapun, Kevin Aluwi menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya tetap menjadi CEO Tokopedia.

CEO GoTo Andre Soelistyo mengatakan pembentukan Grup GoTo menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial.

"Hadirnya Grup GoTo juga akan memungkinkan kami untuk semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara,” ujar Andre dalam keterangan resmi, Senin (17/5).

Baca juga: Peduli Dengan Kerusakan Lingkungan, Tamsil Hasilkan Miniatur Landmark Kota Jambi Dari Bahan Bekas

Baca juga: Gojek dan Tokopedia jadi GoTo, Jadi Kesepakatan Bisnis Terbesar di Indonesia

Baca juga: Pelaksaan PSU Pilgub Jambi, Begini Persiapan Pemungutan Suara di 59 TPS di Muarojambi

Dalam akun media sosial Facebook, William Tanuwijaya menyampaikan, GoTo bukan sekadar singkatan Gojek dan Tokopedia. GoTo juga berasal dari kata gotong-royong. "Merupakatan semangat dibalik persatuan (merger) ini," ungkap William.

Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved