Sudjiwo Tedjo Sentil Ucapan Duka Mahfud MD ke Tengku Zulkarnain, Singgung Soal Adab
Kalimat duka yang dilontarkan Menkopolhukam Mahfud MD atas wafatnya Tengku Zulkarnain justru tuai kritik.
"Aku suka seram baca komen mengutuk2 org meninggal, bapak ini ga terlalu sepaham sama alm, tapi kihat komen nya, kliatan kali bersih hatinya," tulis akun @fauzanfadhlull2.
"Yup kau tahu aku banyak gak sepahamnya dgn almarhum Ustadz Tengku Zul.. tp leluhurku mengajar agar siapa pun yg ud meninggal disapa dgn “Swargi” artinya ahli sorga.
Swargi Ustadz Tengku Zul. Leluhur menyebut jenazah siapa pun dgn “Jennat” (kuduga dari Jannah/(Kebon) Sorga)," balas Sudjiwo Tedjo.
Ketika dibandingkan dengan Mahfud MD soal adab, Sudjiwo Tedjo menjawab legowo.
"Berarti adab mbah @sudjiwotedjo jauuh lebih tinggi dibanding @mohmahfudmd yang gelarnya profesor tapi memperlakukan org meninggal malah biadab suu," tulis akun deekar861.

"Belum tentu. Pak @mohmahfudmd itu seniorku, terutama dlm hal sebagai sesama orang #Madura . Dan aku #utangRasa pada beliau krn sudah berkenan jadi saksi pernikahan putriku," balas Sudjiwo Tedjo.
Sebelumnya, Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19.
Pendakwah asal Sumatera itu masuk rumah sakit Tabrani pada 2 Mei 2021.
Sang ustaz merasa tak enak badan selepas safari ceramah di berbagai lokasi di kabupaten dan kota Pekanbaru.
"Setelah ceramah itu kondisinya menurun sedikit, maka memilih bed rest di rumah sakit. Beliau memilih dirawat di RS Tabrani kan pemiliknya itu keluarga beliau, keponakan beliau, memilih bed rest di rumah sakit," ujar Ustaz Sahid dalam siaran tvOne.