Breaking News:

Berita Kota Jambi

Seminggu Sebelum Lebaran, Permintaan Parcel di Kota Jambi Mulai Meningkat

Diakui penjual, meski tidak seramai sebelum pandemi Covid-19 kini pesanan parcel mulai berdatangan. 

Tribunjambi/monang widyoko
Seminggu Sebelum Lebaran, Permintaan Parcel di Kota Jambi Mulai Meningkat 

Seminggu Sebelum Lebaran, Permintaan Parcel di Kota Jambi Mulai Meningkat

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beberapa hari menjelang lebaran, permintaan parcel di Kota Jambi kian meningkat. Diakui penjual, meski tidak seramai sebelum pandemi Covid-19 kini pesanan parcel mulai berdatangan. 

Kondisi ini terlihat dari kawasan Pasar Hongkong, Jelutung Jambi, yang mana banyak lalu lalang orang mengambil pesanan parcel yang sudah dibuat. 

"Rata-rata parcel yang ditampilkan di sini sudah menjadi pesanan orang. Tapi kami masih membuka pesanan parcel," ungkap Fajri seorang pekerja di toko Osaga, Minggu (9/5/2021).

Fajri mengatakan, di toko tempat ia bekerja ini mulai menerima banyak pesanan parcel sejak seminggu terakhir ini. 

Ia bilang, kebanyakan yang memesan adalah instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang ada di Kota Jambi dan kabupaten sekitarnya.

"Yang pesan itu biasanya dari kantor pemerintah, ada juga dari perusahaan swasta. Tidak semua dari Jambi ya (Kota Jambi), ada juga yang dari daerah. Ini barusan ada delapan parcel baru diangkut. Ini pesanan dari perusahaan di Muarojambi," ujarnya.

Parcel disusun secantik mungkin dengan diisikan berbagai jenis makanan ringan dan minuman. Tidak lupa pula ditambah dengan berbagai macam pernak pernik, yang tentu dapat menarik perhatian para konsumen.

Kondisi pandemi Covid-19 saat ini membuat pesanan parcel menurun drastis. Fajri mengungkapkan biasanya toko tempat ia bekerja ini mampu menjual 50-100 parcel per harinya saat sebelum pandemi.

"Wah kalau dulu kami bisa jual 50-100 parcel per hari. Kalau sekarang jauhlah. Paling 20 parcel per harinya. Tapi setidaknya lebih baiklah dari pada pandemi yang pertama 2020 lalu," terangnya.

Kondisi serupa pun di alami oleh toko penyedia parcel lainnya, Toko Pulo Mas Jaya. Edi pengelola toko tersebut mengatakan, kondisi pandemi ini membuat penjualan parcel menurun drastis.

"Jelas pandemi ini membuat menurun sekali pemesanan parcel. Mungkin ini dikarenakan masyarakat masih berhemat pada kondisi pandemi seperti ini. Dan permintaan parcel pun masih sedikitlah," bilang Edi.

Parcel yang dijual di toko yang ia kelola ini berkisar dari harga Rp 200 ribu - Rp 1 juta.

Trailer Ikatan Cinta 9 Mei 2021 Ricky Tidak tewas Terpanggang Tapi Siapkan Jebakan buat Elsa

Batanghari Kasus Kematian Kasus Covid-19 Tertinggi di Jambi, Masyarakat Diingatkan Bahayanya Corona

Baca juga: Diaz Hendropriyono Tak Lagi Jadi Ketua Umum PKPI, Tunjuk Pengacara Ini Gantikan Dirinya

"Kami di sini menjual parcel dari harga Rp 200 ribu - Rp 1,5 Juta. Untuk parcel yang paling banyak diminati itu yang diharga Rp 500 ribu - Rp 1 juta," bebernya.

Meski situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung, namun untuk saat ini parcel masih menjadi incaran masyarakat dalam memberikan hadiah pada sanak kerabat pada momen lebaran ini.(tribunjambi/monang widyoko)

Penulis: Monang Widyoko
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved