Breaking News:

Berita Kota Jambi

Penjahit di Istana Anak-anak Kota Jambi Keluhkan Sepi Pesanan Saat Jelang Idul Fitri

Sejak pandemi ini, kami mengalami sepi pesanan. Apalagi menjelang Idul Fitri ini, tidak ada peningkatan

tribunjambi/Monang Widyoko
Penjahit di Istana Anak-anak Kota Jambi Keluhkan Sepi Pesanan Saat Jelang Idul Fitri 

Penjahit di Istana Anak-anak Kota Jambi Keluhkan Sepi Pesanan Saat Jelang Idul Fitri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - "Sejak pandemi ini, kami mengalami sepi pesanan. Apalagi menjelang Idul Fitri ini, tidak ada peningkatan," ungkap Nafriyadi penjahit di gedung eks Istana Anak-anak, Pasar, Kota Jambi.

Pria 38 tahun ini menyatakan dalam satu harinya ia hanya dapat dua kali pesanan. Bahkan ada kalanya dirinya sama sekali tidak mendapat pesanan.

"Mentok-mentok itu kami di sini cuma dapat dua pesanan dalam satu hari. Kadang malah tidak ada sama sekali," katanya.

Saat Tribun Jambi di lokasi, pada Minggu (9/5/2021), terlihat sebagian tukang jahit di sana berbaring di kursi panjang, saking sepinya pesanan. 

"Ya begini aktivitas kami kalau sepi pesanan. Apa lagi puasa, siang-siang begini jadi jam rawan memang," ujarnya sambil tersenyum.

Ia  menceritakan situasi saat sebelum pandemi Covid-19 menyerang. Saat itu dirinya kebanjiran pesanan menjelang hari Idul Fitri.

Bahkan kadang, ia menolak sebagian pesanan karena sudah terlalu banyak.

"Kami kalau lagi banyak pesanan itu kompak. Kami berbagi pekerjaan dengan penjahit lain. Dulu banyak celana dan baju gamis yang dipermak," ujarnya, mengenang masa sebelum pandemi Covid-19.

Ia menilai, kemajuan teknologi yang bisa memesan pakaian secara daring dan jarak jauh salah satu faktor sepinya pesanan jahit.

Namun, bagaimana pun dirinya masih percaya bahwa masyarakat tetap meminati pakaian yang dibuat langsung di tempat jahit.

"Selain itu ya mungkin karena minim pemasukan atau gaji untuk membuat pakaian. Apalagi ada PHK, sehingga untuk belanja dikurang-kurangi dulu," lanjutnya.

Sayuti (58) juga merasakan hal yang sama. Sembari membenarkan benang jahit, ia mengatakan dirinya belum mendapatkan pesanan permak pakaian.

ASN Pemkab Bungo Jangan Coba-coba Nekat Cuti dan Mudik, Siap-siap Bakal Kena Sanksi

80 Orang Tak Pakai Masker Terjaring Operasi Yustisi Tim Satgas Covid-19 Batanghari

PKPI Bakal Gelar Munaslub Untuk Pilih Ketua Umum Gantikan Diaz Hendropiyono

Tetapi, dirinya masih bertahan untuk menunggu pesanan jahit. Setidaknya, ada hasil yang dibawa pulang untuk kebutuhan buka puasa.

"Ya saya juga hanya menunggu pesanan permak pakaian. Untuk buka puasa juga. Sebelum Covid-19 ramai pesanan," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Monang Widyoko)

Penulis: Monang Widyoko
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved