Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

22 Warga Jepang Meninggal Dunia Akibat Cuaca Panas Ekstrem Saat Bekerja, 937 Dirawat di Rumah Sakit

Menyebabkan beberapa warganya meninggal dunia. Diketahui cuaca panas di jepang tergolong ekstrem hingga memakan korban.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Shutterstock
Ilustrasi cuaca panas, heat stroke 

TRIBUNJAMBI.COM - Akibat cuaca ekstrem yang melanda negara jepang.

Menyebabkan beberapa warganya meninggal dunia.

Diketahui cuaca panas di jepang tergolong ekstrem hingga memakan korban.

Terhitung selama satu tahun sejak 1 April 2020 sampai dengan 1 April 2021, sebanyak 22 warga Jepang meninggal dunia akibat cuaca panas yang estrem.

Sementara itu 937 orang terpaksa dirawat di rumah sakit atau mengambil cuti kerja 4 hari atau lebih.

Menurut ringkasan Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, jumlah total orang yang meninggal akibat serangan panas selama bekerja tahun lalu dan yang mengambil cuti selama empat hari atau lebih adalah 959, meningkat 16 persen dari tahun sebelumnya.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang meminta perhatian menjelang musim panas mendatang.

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, 22 orang (-3 orang) meninggal akibat serangan panas selama bekerja tahun lalu,

dan 937 orang (+133 orang) mengambil cuti selama 4 hari atau lebih, dengan total 959 orang.

Jumlah orang meningkat 130, atau 16 persen dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan industri, di sektor industri konstruksi memiliki jumlah terbesar dengan 215,

disusul industri manufaktur 199 dan industri pengangkutan 137.

Berdasarkan waktu per bulan,

maka "Agustus" adalah 651 dan "Juli" adalah 115,

terhitung sekitar 80 persen dalam dua bulan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved