Breaking News:

Kapolda Papua Bantah Adanya Pasukan Khusus datang ke Papua: Orang Suka Membesar-besarkan

Belum ada perintah dari Kapolri maupun Panglima TNI untuk pengerahan pasukan khusus ke Papua.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ss/ama/15/M RISYAL HIDAYAT
Prajurit pasukan khusus 

TRIBUNJAMBI.COM - Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri membantah isu pengerahan pasukan khusus untuk menangani Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang saat ini sudah dilabeli sebagai teroris.

Belum ada perintah dari Kapolri maupun Panglima TNI untuk pengerahan pasukan khusus ke Papua.

"Tidak ada pasukan khusus datang ke Papua, itu orang suka membesar-besarkan saja," ujarnya di Timika, Jumat (7/5/2021).

Pasukan BKO sudah memadai untuk tangani KKB

Baca juga: Sosok Pendeta SAE Nababan di Mata Annisa Wahid Putri Gusdur

Baca juga: Sniper dari Indonesia ini Masuk dalam Daftar 7 Sinper Terhandal di Dunia

Baca juga: Tekan Peningkatan Kasus, Satgas Optimalkan Posko PPKM Skala Mikro: Warga Batanghari Harus Berperan

Sejauh ini, sambung Fakhiri, keberadaan pasukan khusus belum diperlukan untuk menangani KKB.

Keberadaan pasukan bawah kendali operasi (BKO) sudah memadai untuk menangani KKB.

"Perkuatan yang sudah diperbantukan di Papua itu yang sedang bertugas, kalau pun nanti ada rotasi itu rotasi rutin," kata dia.

Kedepankan pendekatan kesejahteraan

Sebelumnya Fakhiri juga sempat menegaskan, walau saat ini KKB sudah dilabeli sebagai organisasi teroris, namun pola penanganannya belum akan berubah.

Aparat keamanan akan sebisa mungkin mengedepankan pendekatan kesejahteraan sebelum melakukan penindakan hukum

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved