Breaking News:

Jasa Raharja

Jasa Raharja Pastikan Keterjaminan Korban Tabrak Lari

Korban tabrak lari mendapatkan jaminan kecelakaan seperti yang tertuang pada ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor

Istimewa
Korban tabrak lari mendapatkan jaminan kecelakaan seperti yang tertuang pada ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Banyak masyarakat yang masih awam dengan jaminan kecelakaan yang diberikan Jasa Raharja.

Bagaimana keterjaminan Jasa Raharja bagi korban tabrak lari kecelakaan lalu lintas jalan? Apakah masyarakat yang menjadi korban tabrak lari tersebut tetap mendapat santunan Jasa Raharja?

Korban tabrak lari mendapatkan jaminan kecelakaan seperti yang tertuang pada ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965.

Undang-undang tersebut mengatur tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan khususnya dalam Pasal 10 ayat (1) telah mengatur bahwa Setiap orang yang berada diluar alat angkutan lalu lintas jalan, yang menimbulkan kecelakaan, yang menjadi korban akibat kecelakaan, dari pengguna alat angkutan lalu lintas jalan tersebut sebagai demikian, diberi hak atas suatu pembayaran dari Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang Jambi, M. Zulham Pane, Jumat (7/5).

Korban tabrak lari mendapatkan jaminan kecelakaan seperti yang tertuang pada ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965.
Korban tabrak lari mendapatkan jaminan kecelakaan seperti yang tertuang pada ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965. (Istimewa)

“Dengan demikian, apapun kedudukan orang yang menjadi korban dalam kejadian kecelakaan lalu lintas, apakah sebagai pengemudi/penumpang kendaraan bermotor, pengemudi/penumpang kendaraan tidak bermotor, sepanjang korban yang bersangkutan berada diluar (tidak berada didalam) alat angkutan lalu lintas yang menimbulkan kecelakaan, maka korban berada dalam jaminan perlindungan Jasa Raharja dan berhak atas santunan Jasa Raharja,” jelas Zulham.

Ditambahkan Zulham, dalam menyerahkan santunan kepada korban kecelakaan, Jasa Raharja akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mensurvey lokasi kejadian atau olah TKP apakah kecelakaan diakibatkan oleh kendaraan lain walaupun penabrak melarikan diri.

Dicontohkan Zulham, sebagai salah satu kasus laka seperti di Kec. Dendang Tanjab Timur Rabu (21/03) lalu, di mana korban Meninggal Dunia di TKP saat mengendarai sepeda motor yang ditabrak oleh mobil yang melarikan diri.

Baca juga: VIDEO Bus Pariwisata dari Lampung Tujuan Bungo Dipaksa Putar Balik di Posko Penyekatan di Sarolangun

Baca juga: Kehidupan Andy Lau yang Sederhana Jadi Sorotan, Siapa Sangka Miliki Adik yang Bergelimang Harta

Baca juga: VIDEO Beli Emas di Pegadaian dan Galeri 24 di Jamtos, Dapat Hampers Menarik

Korban tersebut terjamin Jasa Raharja dengan membayarkan santunan ke Ahli Waris yaitu Ibu Sukariati selaku Istri Korban.

“Selain itu, kasus laka di Sekernan Muara Jambi Kamis (22/04) lalu, dimana korban Luka-Luka yang mengendarai Sepeda Motor yang ditabrak oleh sepeda motor yang melarikan diri terjamin Jasa Raharja dengan mengeluarkan jaminan ke RS Rd Mataher dimana korban dirawat.”

“Kami pun langsung berikan jaminan kepada korban Meninggal Dunia tersebut. Intinya korban kecelakaan lalu lintas yang menjadi korban pengguna alat lalu lintas, maka tetap mendapatkan hak atas suatu pembayaran dari Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan,” tandasnya.

Berita lainnya seputar Jasa Raharja

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved