Breaking News:

Larangan Mudik Jambi 2021

Hari ke Dua Larangan Mudik, Perbatasan Jambi-Sumsel Terpantau Sepi Kendaraan 

Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan dan Penyekatan Jambi-Sumsel di Tempino, Ipda Sazeli Yudiarman mengatakan dari kegiatan penjagaan

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/monang
Kondisi Pos Pengamanan dan Penyekatan Polres Muarojambi di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan (Sumsel), Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kondisi Pos Pengamanan dan Penyekatan Polres Muarojambi di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan (Sumsel), Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi terpantau sepi pada pagi hingga siang hari ini. 

Tak terlihat bus-bus melintasi jalan tersebut, hanya ada truk-truk dan kendaraan pembawa barang lainnya, serta kendaraan pribadi yang melintas di jalan ini.  

Cuaca panas pada Jumat (7/5/2021) siang itu, tak menyurutkan petugas gabungan dari Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP, untuk tetap menjalankan tugasnya menjaga perbatasan dari pemudik, meski sambil berpuasa.

Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan dan Penyekatan Jambi-Sumsel di Tempino, Ipda Sazeli Yudiarman mengatakan dari kegiatan penjagaan pada hari ini sudah mulai terlihat penurunan aktivitas dari kendaraan angkutan seperti bus.

"Dari kegiatan kami pada siang hari ini terpantau aktivitas kendaraan yang melintasi pos pengamanan dan penyekatan sudah mulai menurun," ungkap Sazeli.

"Sudah tidak lagi terlihat bus-bus lewat. Namun masih ada beberapa kendaraan pribadi yang melintas. Untuk masyarakat sekitar sini, kami berikan tanda dalam bentuk stiker di kaca depan mobilnya. Itu menjadi tanda bagi petugas kami, supaya masyarakat bisa melanjutkan perjalanannya," jelasnya.

Saat Tribunjambi.com di lokasi dari pagi hingga siang hari, petugas telah memutarbalikan lima kendaraan mobil. Rata-rata mereka berplat luar Jambi, seperti plat BG dan B. 

"Tadi memang kami temukan lima kendaraan yang hendak melakukan perjalanan ke Jambi. Mereka rata-rata tidak bisa menunjukan surat tugas bekerja, KTP dari luar Jambi, dan tidak memiliki kepentingan mendesak seperti kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, ibu hamil, dan persalinan," bebernya.

Baca juga: Sejak Januari, Sudah Sembilan Rumah Warga Sarolangun Terbakar

Baca juga: Berharap Ada Rumah Sakit Khusus Pasien Covid-19 di Jambi, Pemprov Ajukan Bantuan ke Pusat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved