Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Gara-gara Sang Pria Tak Hafal Perkalian Dua, Mempelai Wanita Langsung Batalkan Pernikahannya

Namun, apa jadinya jika sebuah pernikahan harus batal disaat-saat akhir. Sedih dan kecewa harus dialami oleh mempelai pengantin pria ini.

Tayang:
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
dreamtimes.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Pernikahan mestinya menjadi sesuatu yang menggembirakan bagi sepasang kekasih.

Namun, apa jadinya jika sebuah pernikahan harus batal disaat-saat akhir.

Sedih dan kecewa harus dialami oleh mempelai pengantin pria ini.

Betapa tidak, karena tak bisa melafalkan perkalian dua sebagai syarat dari calon istrinya, ia harus menerima pembatalan pernikahan.

Padahal pernikahan akan dilangsungkan beberapa menit lagi jika mempelai pria berhasil melafalkan perkalian dua.

Melansir dari Latin Times, Selasa (4/5/2021), pengantin pria tidak pernah berpikir bahwa kegagalannya dalam tes matematika sederhana akan merusak rencana pernikahannya. 

Pengantin wanita dari Uttar Pradesh, India, membatalkan pernikahannya tepat keduanya sebelum menukar karangan bunga, sebagai akhir dalam upacara pernikahan Hindu.

Menjelang akhir dari upacara pernikahan, tes matematika diajukan oleh pengantin wanita.

Menyadari bahwa calon suaminya tidak bisa menjawab tes itu, ia pun membatakan dan menyebut tak ingin menikah dengan seseorang yang tidak tahu dasar-dasar matematika.

Adik perempuan mempelai wanita memuji keputusan kakaknya.

Baca juga: Polisi Buru Pembunuh Lisbet Napitupulu, Korban Dilukai Pakai Senjata Tajam

Di hari pernikahaan, pengantin pria tampak mengenakan pakaian adat dan telah tiba di aula pernikahan pada Sabtu (1/5/2021) malam bersama keluarganya.

Namun, pengantin wanita curiga dengan kualifikasi pendidikan calon suaminya, menuntut agar dia melafalkan perkalian dua sebelum karangan bunga ditukar.

Ketika pengantin pria gagal melakukan apa yang diminta calon istrinya, pengantin wanita menyimpulkan bahwa dia telah ditipu dan memutuskan untuk meninggalkannya di atas pelaminan.

Vinod Kumar, Petugas Rumah Nikah wilayah Panwari, mengatakan bahwa pernikahan itu adalah aliansi yang diatur.

Ia menyebut pengantin pria berasal dari desa Dhawar di distrik Mahoba, Uttar Pradesh.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved