Breaking News:

UMKM Jambi

Samaf Butik 28 Tahun Hadir di Jambi dan Bertahan, Kini Generasi Kedua Mengambil Alih

Dahulu toko Samaf Berlokasi di gang siku pasar Jambi, di pusat bisnis Kota Jambi kala itu Toko Samaf milik Alwi Muhammad Alkaf hadir.

(Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).
Samaf Butik 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Penggemar kain songket di Kota Jambi mungkin sudah familiar dengan Toko Samaf. 28 tahun hadir di Kota Jambi menjual berbagai jenis kain songket.

Dahulu toko Samaf Berlokasi di gang siku pasar Jambi, di pusat bisnis Kota Jambi kala itu Toko Samaf milik Alwi Muhammad Alkaf hadir.

Alwi Muhammad Alkaf terkenal dengan kain songket dengan kualitas terbaik, bahkan beberapa songketnya terbuat dari benang emas murni.

Selain Berjualan kain songket, toko Samaf juga menjual kain gebeng, BHS sampai berbagai macam batik.

2018 Toko Samaf membuka Cabang di Kampung mangis, cabangnya ini dikelola anak sulungnya yang juga berprofesi sebagai dosen.

Semenjak pandemi corona 2020 silam Alwi Muhammad Alkaf memutuskan untuk pensiun dari dunia usaha, dia pun menutup tokonya yang berlokasi di gang siku dan hanya membuka yang berlokasi di kampung manggis.

Di tangan anak sulungnya Fitria, toko Samaf diubahnya menjadi lebih kekinian, kini toko Samaf yang berganti nama menjadi Samaf Butik tidak hanya menjual songket dan kain gebeng saja. Tapi ada juga daster Arab, Abaya sampai pakaian muslim kekinian.

Perubahan yang dilakukan fitria tersebut ternyata mampu menarik pelanggan baru, khususnya kalangan anak muda.

Kini Samaf Butik tidak lagi hanya mengandalkan penjualan songketnya saja, Daster Arab juga sudah menjadi ciri khas dari toko ini.

Modelnya menarik dan penuh warna, namun tetap nyaman di gunakan, baik di dalam rumah maupun untuk dibawa keluar rumah.

Harganya juga cukup bersahabat, mulai dari Rp 135 ribuan.

Walaupun sudah memiliki andalan baru penjualan songket dan kain gebengnya juga masih banyak peminatnya.

Tetap mempertahankan kualitas produknya menjadi menjadi salah satu alasan pelanggan toko ini tetap kembali.

Saat ini, kain songket di jualnya mulai dari Rp 1,5 juta, sedangkan kain gebeng di mulai dari harga Rp 500 ribuan. Untuk kain BHS mulai dari Rp 750 ribuan.( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).
 

--

Baca juga: VIDEO Kronologis Tertangkapnya Lima Orang Pelaku Pembobolan Indomaret di Kota Jambi

Baca juga: VIDEO Es Kelapa Muda Durian Segar di Singkut Jadi Rekomendasi Minuman Manis Berbuka Puasa

Baca juga: Posko Perbatasan Jambi Sumbar Terus Dijaga, Agus: Pemudik Sudah Banyak Bawa Surat

Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved