Breaking News:

Lawan Covid 19

Ratusan Kendaraan Dipaksa Putar Balik, Tak Miliki Surat Bebas Covid-19

Larangan mudik dan penyekatan wilayah di Kabupaten Bungo benar-benar diberlakukan. Terkhusus di perbatasan Bungo dengan Dharmasraya

Tribunjambi/Muzakkir
Masuk Tanpa Surat Izin Resmi, Dua Bus dari Sumbar Dipaksa Putar Balik di Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Larangan mudik dan penyekatan wilayah di Kabupaten Bungo benar-benar diberlakukan. Terkhusus di perbatasan Bungo dengan Dharmasraya Sumatera Barat.

Per Minggu (2/5), ratusan kendaraan, baik pribadi, bis angkutan antar kota antar provinsi dan kendaraan roda dua terpaksa putar arah.

Petugas melarang keras bagi kendaraan yang penumpangnya tidak mengantongi izin ataupun surat Bebas Covid-19 dari Dinas Kesehatan maupun rumah sakit setempat.

Penumpang dan sopir kendaraan bus diperiksa oleh tim petugas dari PJR dan Babinsa juga Satpol-PP di pos penyekatan perbatasan Bungo- Sumbar.

Rata-rata penumpang dan sopir tidak memiliki surat rapid test antigen dan juga PCR.

Dengan tidak memiliki surat rapid test antigen dan juga PCR, petugas gabungan langsung memerintahkan untuk suruh putar balik kendaraan tersebut.

Ketua regu pos penyekatan arus mudik lebaran batas Bungo dengan Sumbar, IPDA Agus Puji Santoso mengatakan, berdasarkan arahan Kapolda Jambi dan juga Kapolri dan pemerintah, setiap orang yang melakukan perjalanan darat atau laut dan juga udara agar bisa melengkapi surat-surat seperti rapid test antigen dan juga PCR.

"Setelah kami periksa surat-surat rapid test, antigen dan PCR kepada penumpang yang masuk ke wilayah Bungo Jambi tidak mempunyai surat keterangan tersebut kami sarankan putar balik agar mengurus surat kelengkapannya terlebih dahulu," kata IPDA Agus Puji Santoso.

Setiap penumpang disarankan turun dari kendaraan untuk cek suhu oleh petugas medis dari Puskesmas Rantau Ikil dan sekaligus didata.

"Kami sarankan pada pengguna jalan yang hendak masuk ke wilayah Bungo Jambi menjelang tanggal 5 Mei 2021 agar melengkapi surat-surat rapid tes, antigen dan juga PCR. Kalau tidak lengkap, terpaksa kita sarankan putar balek ke daerah asal," tegasnya.

Penulis: Muzakkir
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved