Breaking News:

Berita Nasional

VIDEO Puluhan Warga di Magetan Korban Keracunan Massal Bukber Kini Masih Rawat Inap

Rata-rata pasien mengeluh pusing, muntah muntah, diare, dan dehidrasi seusai menyantap makanan bukber di masjid Desa Plumpung, Plaosan.

TRIBUNJAMBI.COM-Sekitar 60 orang korban keracunan massal buka bersama (bukber) masih dirawat inap di Puskesmas Plaosan, Puskesmas Poncol, dan Klinik Muhammadiyah Pacalan, Magetan.

Rata-rata pasien mengeluh pusing, muntah muntah, diare, dan dehidrasi seusai menyantap makanan bukber di masjid Desa Plumpung, Plaosan.

Mayoritas pasien korban yang masih dirawat inap karena tidak sadarkan diri, masih merasa pusing, diare, dan dehidrasi.

Keracunan massal di Magetan ini bermula saat sekitar 150 orang menyantap makanan bukber dengan lauk urap urap timun dan sayuran.

Tak lama kemudian ada warga yang muntah, dan mengeluh pusing.

Bahkan ada warga yang tidak sadarkan diri, dan seperti kejang.

Ada yang muntah muntah ada anak anak yang menjerit jerit perutnya sakit.

Warga yang masih sehat langsung membawa para korban ke Puskesmas dan tempat perawatan kesehatan sekitar Kecamatan Plaosan.

"Begitu mendengar azan Magrib, warga langsung makan ayam bakar dan urap-urap. Setelah makan menu bukber itu, perut saya terasa mules, kepala pusing, badan lemas, mual, dan keluar keringat dingin," kata Kristiana Yuliati, seorang korban kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (30/4/2021).

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan, Rohmad Hidayat mengatakan jumlah korban yang masih rawat inap sebanyak 60 orang

"Kami sudah mengambil sample sisa makanan dan dikirim ke Laboratorium Surabaya untuk diketahui penyebab keracunan massal itu," kata Rohmad Hidayat.

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul 60 Korban Keracunan Massal Bukber di Magetan Masih Jalani Rawat Inap

Baca juga: Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17? Login www.prakerja.go.id dan Simak Persyaratannya

Baca juga: Trailer Preman Pensiun 5 Besok 2 Mei 2021: Taslim Bergerak Balas Dendam

Baca juga: VIDEO Viral, Warung Penuh Orang Tak Puasa Ambruk ke Got Besar, Malah Ramai-ramai Diketawai

Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved