Berita Selebritis
Dokter Anton Tanjung Mengkritik Adegan Sinetron Ikatan Cinta, Salahnya Banyak
Sinetron Ikatan Cinta kembali mendapat kritikan karena masalah alat bantu pernapasan. Kali ini dokter Anton Tanjung yang memberikan kritik.
"Keren banget lihat adegan medis mereka sangat punya persiapan dan minim kesalahan. Semoga kedepannya kita bisa seperti mereka, bahkan lebih," katanya.
Ternyata, tim sinetron Ikatan Cinta mendengar koreksi dari Anton Tanjung. Di episode berikutnya, mereka sudah membenarkan masker pernafasan Aldebaran.
Nah, bagaimana nasib Aldebaran di sinetron Ikatan Cinta?
Aldebaran sepertinya bisa sembuh karena dari lubuk hatinya dia memikirkan Reyna.
Di dalam masa komanya, Aldebaran seperti sedang berada di padang hijau penuh ilalang.
Saat berjalan di situ, Aldebaran yang mengenakan pakaian putih-putih melihat Reyna menangis.
Reyna, putri kecilnya memanggil-manggil Aldebaran dengan sebutan papa dan memintanya untuk tidak pergi.
Isak tangis terlihat jelas di raut wajahnya yang mungil. Dia melambai kepada Aldebaran agar menggendongnya pulang.
Al bimbang. Dia kecewa dengan hasil tes DNA, tapi dalam lubuk hatinya, dia sangat sayang Reyna.
Tekadnya untuk membesarkan Reyna sebagai pewaris Alfahri juga sebenarnya sudah bulat.
Sayang, hasil tes DNA itu mengacaukannya.
Tiba-tiba, Roy, adiknya datang di padang hijau itu.
Roy meyakinkan, Reyna bukan anaknya, tapi dia butuh sosok ayah seperti Aldebaran.
Perlahan-lahan, Aldebaran ingin memeluk Reyna. Ia pun melakukannya dan menggendong Reyna menjauh dari Roy.
Roy pun tersenyum melihat kedekatan kakaknya dan Reyna.
Di dunia nyata, Aldebaran bisa sadar. Ada tanda-tanda kehidupan darinya.
Ternyata, bukan Mama Rosa atau Andin yang bisa membuatnya terbangun, tapi Reyna.
Pemirsa penonton setia Ikatan Cinta boleh kembali melakukan syukuran karena Aldebaran mungkin saja tidak jadi meninggalkan Andin, Mama Rosa dan Reyna.
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/trailer-ikatan-cinta-malam-ini-28-april-2021-a.jpg)