Breaking News:

Baru Dibebaskan dari Penjara, Mantan Bupati Ini Kembali Bikin Ulah Sehingga Harus Ditangkap Lagi

Adapun perkara ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan korupsi suap lelang pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Instagram
Mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip (SWM) 

TRIBUNJAMBI.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip pada Kamis (29/4/2021).

Sri Wahyumi ditangkap saat baru bebas dari penjara karena kasus korupsi.

Sri Wahyumi kembali menjadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi.

Gratifikasi ini terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2014-2017.

Adapun perkara ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan korupsi suap lelang pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung dan pekerjaan revitalisasi Pasar Beo tahun 2019.

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya tak bisa menghadirkan Sri Wahyumi. Hal ini karena Sri Wahyumi mengamuk.

“Sore hari ini kami tidak bisa menampilkan tersangka, kami sudah berupaya menyampaikan kepada yang bersangkutan tetapi kemudian setelah akan dilakukan penahanan ini, keadaan emosi yang bersangkutan tidak stabil,” kata Ali Fikri yang dikutip dari KOMPAS TV:Baru Bebas dari Penjara, Eks Bupati Talaud Kembali Ditahan KPK

Mantan Bupati Talaud Sulawesi Utara Sri Wahyumi tampak dikawal personel KPK.

KPK seharusnya menahan Sri Wahyumi Maria Manalip selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan mulai 29 April hingga 18 Mei 2021.

Dalam kasus ini Sri Wahyumi Maria Manalip disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved