Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Kasih Tuhan Selalu Baru
Bacaan ayat: Ratapan 3:22-23 (TB) - "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"
Lalu, bagaimana dengan kasih Tuhan?
Apakah ada hubungannya dengan perputaran roda pedati kehidupan kita?
Semua orang bisa setuju dengan pernyataan bahwa Tuhan terlibat didalamnya.
Bukankah Dia penciptaan langit dan bumi? Bisa dipastikan, Dia turut andil dan ambil bagian dalam segala proses perjalanan kehidupan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Membangun Kehidupan Jemaat
Tanpa kuasa-Nya, bagaimana kehidupan mungkin bisa berjalan?
Jika dikaitkan dengan roda pedati kehidupan, apakah kasih dan karya-Nya juga mengalami pasang surut?
Kasih-Nya besar saat bagian tertentu berada diatas, dan menyurut ketika berada dibawah?
Apakah demikian?
Yeremia, penulis kitab Ratapan, berhadapan dengan kenyataan pahit bahwa Yerusalem dihancurkan oleh musuh.
Kehancuran Yerusalem bukan melulu berbicara kehancuran sebuah kota, namun kehancuran sebuah bangsa.
Umat pilihan Allah, yang mempunyai kota megah tempat kediaman Allah yaitu Yerusalem, harus berhadapan dengan kenyataan pahit.
Yerusalem dihancurkan. Ini menjadi tanda kehancuran sebuah bangsa, akhir perjalanan sebuah bangsa dan awal kehidupan sebuah bangsa yang terbuang.
Dari sudut pandang kaca mata bangsa lain, Allah bangsa Israel dinilai tidak lagi sanggup memberikan perlindungan.
Tuhan yang Mahakuasa akhirnya dapat dikalahkan dan ditundukkan.
Benarkah demikian?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08012021-renungan.jpg)