Breaking News:

Sahabat Rasulullah

Kisah Sahabat Nabi, Tangis Abu Hurairah dan Teladan Ucapannya

Abu Hurairah berucap Aku menangis bukan karena dunia kalian, tapi aku menangis karena jauhnya perjalananku dan minimnya bekalku

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Instagram @edres_amjad
Sholat Tarawih di Masjidil Haram 

TRIBUNJAMBI.COM – Sosok sahabat Nabi Muhammad saw, Abu Hurairah ra merupakan sahabat panutan.

Hampir empat tahun membersamai Rasulullah, setidaknya lima ribu lebih hadis yang ia riwayatkan.

Imam Ahmad bin Hambal dalam salah satu kitabnya yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia “Zuhud Cahaya Qalbu” merekam bagaimana zuhudnya para sahabat Nabi, termasuk sahabat Abu Hurairah.

Salamah bin Hajal menceritakan ketika Abu Hurairah menangis sewaktu dia sakit.

Lalu ada yang bertanya kepadanya, "Apa yang membuatmu menangis?"

Abu Hurairah menjawab, "Aku menangis bukan karena dunia kalian, tapi aku menangis karena jauhnya perjalananku dan minimnya bekalku. Padahal aku berjalan menanjak, lalu turun ke arah surga dan neraka, tapi aku tidak tahu ke mana aku menuju dan kemana aku dimasukkan."

Begitulah sikap Abu Hurairah terhadap dunia.

Imam Ahmad bin Hambal juga mencatat, dari Abus Salil, bahwa Abu Hurairah berkata,

"Aku ingin membenarkan keadaan diri kalian, bahwa kalian mengangan-angankan sesuatu yang tidak dapat kalian capai, kalian mengumpulkan sesuatu yang tidak kalian makan dan kalian membangun sesuatu yang tidak kalian tempati."

Teladan dalam beribadah juga ditunjukkan Abu Hurairah ra.  

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved