Breaking News:

Berita Batanghari

Satu Pengedar Dibekuk, BNNK Batanghari Buru Satu Pria Lagi Bandar Narkoba di Muara Bulian

Pelaku diringkus oleh jajaran BNNK Batanghari pada pukul 20.20 Wib, saat Itu menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
(Tribunjambi/A Musawira)
Tangkap Satu Orang Pengedar, BNNK Batanghari Masih Buru Satu Pria lagi Bandar Narkoba di Muara Bulian 

 
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batanghari, meringkus satu pria diduga pengedar dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Pria tersebut inisial EG (34), ia ditangkap di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian pada Selasa (27/4/2021) berawal informasi dari masyarakat.

Pelaku diringkus oleh jajaran BNNK Batanghari pada pukul 20.20 Wib, saat Itu menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

Kepala BNNK Batanghari, AKBP M Zuhairi mengatakan setelah mendatangi ke TKP pihaknya mendapati barang haram itu ditangan pelaku EG.

“Hasil dari penangkapan itu kita dapati ada 6 paket kecil yang berisikan sabu-sabu dari 8 paket kecil awalnya. Petugas juga menemukan uang senilai Rp 219 ribu, sejumlah kartu ATM saat digeledah petugas,” kata AKBP M Zuhairi selaku Kepala BNNK Batanghari, Rabu (28/4/2021).

Kepada petugas pelaku mengaku bahwa dirinya mendapatkan barang haram ini bersama temannya inisial T, keduanya membeli sabu-sabu itu dengan cara gabungan sebesar Rp 1.5 juta.

Dari pembelian itu pelaku bersama temannya berhasil mendapatkan masing-masing delapan paket kecil.

“Temannya inisial T masih DPO kita,” katanya.

Kemudian pelaku EG merupakan warga dari Sumatra Selatan yang bekerja sebagai ternak ayam di Muara Bulian selama 4 tahun.

“Profesi sebagai pengedar ini ia lakoni selama 4 bulan belakangan ini,” ucapnya.

Sementara itu, pelaku E mengaku bahwa memang dirinya mendapatkan barang haram itu bersama T satu diantara temannya warga Muara Bulian.

“Dari penjualan itu saya dapatkan keuntungan hanya Rp 300 ribu, jika semua paket kecil itu habis terjuak,” pungkasnya.

Atas perbuatanya itu pelaku EG (34) dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 ayat 2 dengan ancaman pidana penjara diatas 5 tahun kurungan penjara.

Baca juga: OVO Bersama Prudential Indonesia Hadirkan PRUTect Care-Hospital Cash

Baca juga: Makanan Khas Kerinci Ini Hanya Dimasak Setiap 16 Ramadhan, Tradisi Unik di Bulan Puasa

Baca juga: VIDEO Pembacokan Pengusaha Ikan Hias di Jambi ternyata Didasari Cemburu

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved