Breaking News:

Berita Nasional

Saat Ditangkap Propam, Penyidik KPK dari Polri Stepanus Robin Pattuju Sempat Mereset Ponselnya

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri Stepanus Robin Pattuju ditangkap anggota Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam)

(Dhemas Reviyanto)
Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju digiring petugas untuk mengikuti konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/4/2021). 

Saat Ditangkap Propam, Penyidik KPK dari Polri Stepanus Robin Pattuju Sempat Mereset Ponselnya

TRIBUNJAMBI.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri Stepanus Robin Pattuju ditangkap anggota Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), Selasa (20/4/2021).

Saat ditangkap itu, Stepanus Robin Pattuju sempat mereset telepon seluler (ponsel) miliknya.

Stepanus Robin Pattuju juga membantah ponsel miliknya tersebut direset oleh pihak Mabes Polri.

"Tidak. Saya yang reset ponsel," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa.

Namun, Stepanus Robin Pattuju tidak menjelaskan lebih lanjut alasan ponsel tersebut direset.

Stepanus Robin Pattuju mengaku saat itu tidak ditangkap, tetapi menyerahkan diri ke Divisi Propam Polri.

"Saya menyerahkan diri," katanya.

Untuk diketahui, Stepanus Robin Pattuju bersama Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) dan Maskur Husain (MH) selaku pengacara telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh penyelenggara negara terkait dengan penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai pada tahun 2020—2021.

Stepanus Robin Pattuju bersama Maskur sepakat membuat komitmen dengan Syahrial terkait dengan penyelidikan dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai untuk tidak ditindaklanjuti oleh KPK dengan menyiapkan uang Rp 1,5 miliar.

Syahrial menyetujui permintaan Stepanus dan Maskur tersebut dengan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia/swasta atau teman dari Stepanus.

Syahrial juga memberikan uang secara tunai kepada Stepanus hingga total uang yang telah diterima Stepanus Rp 1,3 miliar.

Letda (T) Rhesa Tri Sigar Gugur Saat Bertugas, Prabowo Cerita Ayahnya Juga Gugur di Timor Timur

Kisah Letda Ajeng Perempuan Penerbang Pesawat Tempur Pertama Sempat Stres Tak Lulus Taruna TNI AD

Emosi Disuruh Ceraikan Istri ke-4 Suami di Lampung Habisi Istri Siri, Mayat Dibuang ke dalam Sumur

Dari uang yang telah diterima oleh Stepanus dari Syahrial, kemudian diberikan kepada Maskur sebesar Rp 325 juta dan Rp 200 juta.

Maskur juga diduga menerima uang dari pihak lain sekitar Rp 200 juta, sedangkan Stepanus dari Oktober 2020 sampai April 2021 diduga menerima uang dari pihak lain melalui transfer rekening bank milik Riefka sebesar Rp 438 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved