Breaking News:

Berita Kota Jambi

Provinsi Jambi Kembali Mendapat Bantuan Helikopter Water Bombing Untuk Karhutla

Helikopter water boombing tiba pekan lalu tersebut memiliki kapasitas air sebanyak 4000 hingga 5000 liter dan memiliki kemampuan jelajah selama 4 jam.

Penulis: Zulkipli | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni selaku tim Satgas Karhutla Provinsi Jambi, Jumat (14/8). 

 
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meski puncak kemarau dipediksi pada pertengahan Juni memdatang, provinsi Jambi kembali mendapatkan perbantuan satu helikopter water boombing serta lima orang pilot serta teknisinya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan Karhutla di Provinsi Jambi.

Helikopter water boombing tiba pekan lalu tersebut memiliki kapasitas air sebanyak 4000 hingga 5000 liter dan memiliki kemampuan jelajah selama 4 jam. 

"Kemarin sudah kita gunakan satu kali untuk memadamkan api di Tebo, karena sulit di jangkau dari jalur darat. Ini sekaligus uji cobanya," kata Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Selasa (27/4/2021).

Direncanakan, Provinsi Jambi akan kembali mengajukan permintaan empat helikopter water boombing ke BNPB.
"Kalau sekarang pilotnya dari Rusia, semua itu anggaran dari BNPB," ungkapnya.

Ditambahkan Bacyuni, saat ini Kabupaten Tebo menjadi salah satu kabupaten yang rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dalam waktu dekat, Kabupaten Tebo akan menaikkan status menjadi siaga darurat dari kesiapsiagaan karhutla.

"Dalam waktu dekat Tebo akan naik status karhutla, dari April hingga Mei mendatang," katanya 

Lanjutnya, untuk bulan Juni dan Juli, baru musim kemarau akan terjadi seluruh merata di Provinsi Jambi. Namun saat ini Kabupaten Tebo lebih waspada, untuk penangannya lebih mudah.

Pasalnya, di wilayah Tebo kondisi tanah mineral, bukan gambut. Sehingga lebih mudah dipadamkan jika terjadi kebakaran hutan. "Kemarin terakhir ada setengah hektar yang terbakar di Tebo," tambahnya.

Sementara itu, untuk luasan lahan yang terbakar di Provinsi Jambi saat ini sebanyak 93,3 hektare. Kemudian untuk wilayah yang telah menaikkan status siaga darurat yakni Kabupaten Muarojambi, Kabupaten Tanjab Timur dan Kabupaten Tanjab Barat.

Baca juga: BREAKING NEWS Jembatan di Pelawan Putus Akibat Banjir, Sudah Tiga Kali Dihantam Banjir

Baca juga: Saudara Prabowo Subianto Jadi Awak KRI Nanggala-402 yang Gugur, Ungkap Kehilangan yang Mendalam

Baca juga: Inilah Bersaran Gaji Presiden di Indonesia dari Masa ke Masa, Soekarno Rp 1000 hingga Kini Jokowi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved