Breaking News:

Berita Sungaipenuh

87 Hektare Sawah di Sungaipenuh Gagal Panen

Sebanyak 87 hektare sawah di Kota Sungai Penuh mengalami puso atau gagal panen. Hal itu disebabkan oleh banjir yang terjadi di awal tahun 2021

TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Ilustrasi. Sawah puso di Sungai Penuh 


TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Sebanyak 87 hektare sawah di Kota Sungai Penuh mengalami puso atau gagal panen. Hal itu disebabkan oleh banjir yang terjadi di awal tahun 2021 lalu. 

Meski banyak sawah yang mengalami puso, namun Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh tetap optimistis produksi padi di 2021 memenuhi target. Pemkot Sungai Penuh 2021 menargetkan produksi padi sebesar 49.715 ton.

Kota Sungai Penuh memiliki luas sawah yang dapat dijadikan sebagai sasaran tanam sebanyak 8.600 hektare. Dengan potensi panen yang diperkirakan mencapai 95 persen atau seluas 8.150 hektare. 

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunana Kota Sungai Penuh melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Maipendri mengatakan dari 8.600 hektare luas sasaran tanam tersebut, terdapat 87 hektare sawah yang mengalami puso atau gagal panen. 

"Itu terjadi akibat banjir yang terjadi di awal tahun 2021 lalu,. Sehingga hal ini turut berpengaruh terhadap jumlah produksi padi yang dihasilkan," katanya.

Diungkapkannya, untuk mencapai target produksi padi yang telah ditentukan, pihaknya akan mendorong para petani untuk mengejar proses tanam padi. Yakni melalui penyaluran bantuan benih padi yang dianggarkan dari APBN untuk luasan lahan sebanyak 500 hektare dan dari APBD Kota Sungai Penuh seluas 120 hektare. 

"Bantuan tersebut bisa direalisasikan pada bulan Mei dan Juni mendatang," ungkapnya. 

Sementara itu, untuk sistem penyaluran bantuan benih padi seluas 500 hektare dari APBN, akan disalurkan melalui kelompok tani yang terdaftar dalam Simpoktan Pusat.

"Dimana jenis benih padi yang akan disalurkan ini merupakan benih padi dengan varietas unggulan baru yakni impari 36 dan ciherang," jelasnya. 

Maipendri menyebutkan, khusus untuk 87 hektare luas lahan yang mengalami gagal panen akibat banjir. Pihaknya akan mengajukan kepada Pemerintah Pusat agar bisa diakomodir untuk dapat menerima bantuan benih padi.(*)

Baca juga: Deretan Pemenang Oscar 2021, Youn Yuh Jung Jadi Aktor Korea Pertama Peraih Oscar

Baca juga: ACE Donasikan 320 Baju Hazmat ke Pemkot Jambi untuk Pencegahan dan Penangan Covid-19

Baca juga: Escape Suit Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya KRI Nanggala-402 dan Kepanikan Awak: Enggak Sempat Dipakai

Penulis: Herupitra
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved