Breaking News:

Berita Jambi

Sekda Tegaskan Komitmen Pemprov Jambi Cegah Terjadinya Tindak Pidana Korupsi

ekda Provinsi Jambi H Sudirman SH membuka secara resmi rapat monitoring dan evaluasi monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan KPK

Editor: Rahimin
istimewa
Sekda Provinsi Jambi H Sudirman SH membuka secara resmi rapat monitoring dan evaluasi monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan 

Sekda Tegaskan Komitmen Pemprov Jambi Cegah Terjadinya Tindak Pidana Korupsi

TRIBUNJAMBI.COM - Sekda Provinsi Jambi H Sudirman SH membuka secara resmi rapat monitoring dan evaluasi monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. di ruang pola kantor gubernur, Selasa (20/4/2021).

Kegiatan ini diikuti Kepala OPD lingkup pemerintah Provinsi Jambi. Pertemuan ini dipimpin langsung Maruli Tua (Kasatgas 1 Pencegahan Wilayah 1) KPK dan Didik Agung Widjanarko (Direktur Koordinasi Supervisi) KPK RI.

Sekda memberikan apresiasi terhadap diselenggarakannya acara ini yang dinilainya akan memperkuat komitmen pemerintah Provinsi Jambi dalam upaya pencegahan korupsi.

“Saya sangat mengapresiasi upaya pembenahan yang dilakukan oleh KPK untuk mencegah dan memberantas korupsi. Pemerintah Provinsi Jambi juga terus berusaha untuk meningkatkan pencegahan korupsi, dalam semua sektor. Melalui Keputusan Gubernur Jambi Nomor 381/KEP.GUB/ITPROV-1.2/2020 telah ditetapkan Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Provinsi Jambi Tahun 2020 yang berfokus pada 7 (tujuh) indikator program antara lain Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah dan Manajemen Aset Daerah,” ujar sekda saat memberikan sambutanya.

Baca juga: BREAKING NEWS 32 Warga Positif Covid-19, Desa Pungut Kerinci Ditetapkan Zona Merah

Baca juga: Sekda Sudirman Buka Final Seleksi Calon Peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara

Baca juga: One Piece Chapter 1011 Kebajikan Kacang Merah -Big Mom Serang Page One Selamatkan Otama Nami & Ussop

Ditegaskan sekda, upaya pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan, KPK terus membangun sistem pencegahan korupsi, untuk menutup atau mempersempit celah peluang untuk melakukan korupsi.

Salah satunya dengan Monitoring Centre for Prevention (MCP)/Pusat Pemantauan untuk Pencegahan, dengan 8 (delapan) area intervensi dalam pencegahan korupsi di pemerintah daerah, yaitu: Perencanaan dan Pengangaran APBD; Pengadaan Barang dan Jasa; Perizinan; APIP (Aparatur Pengawas Intern Pemerintah); Manajeman Aparatur Sipil Negara (ASN) ; Optimalisasi Pajak Daerah; Manajemen Aset Daerah; Tata Kelola Dana Desa (khusus di pemerintah kabupaten)

Disampaikan sekda, untuk mendukung keberhasilan pencegahan korupsi pada tujuh indikator program dimaksud, terdapat 7 kelompok kerja (pokja) untuk mengkoordinir tindak lanjut penyelesaian seluruh rekomendasi dan rencana aksi yang telah ditetapkan, serta mengacu pada indikator keberhasilan serta target capaian yang telah diuraikan dalam Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Jambi, yaitu Pokja Perencanaan dan Penganggaran Keuangan, Pokja Pengadaan Barang dan Jasa, Pokja Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Pokja APIP, Pokja Manajemen ASN, Pokja Optimalisasi Pajak Daerah dan Pokja Manajemen Aset Daerah.

“Capaian aksi pemberantasan korupsi berdasarkan target sampai Desember 2020, dari rencana aksi yang telah ditetapkan telah terpenuhi sebesar 73,99%, dengan rincian: capaian rencana aksi area intervensi perencanaan dan penganggaran APBD secara keseluruhan sebesar 83,25%.; Capaian rencana aksi area pengadaan barang dan jasa secara keseluruhan sebesar 71,64%. ; Capaian rencana aksi area pelayanan terpadu satu pintu secara keseluruhan sebesar 63.95%. ; Capaian rencana aksi area Aparat Pengawasan Intern Pemerintah secara keseluruhan sebesar 84,90%.; Capaian rencana aksi area Aparat Pengawasan Intern Pemerintah secara keseluruhan sebesar 76,60%. ; Capaian Rencana Aksi Optimalisasi Pajak Daerah 66,00%, dan Capaian Rencana Aksi Manajemen Aset Daerah 70,40%,” paparnya.

Sekda Provinsi Jambi H Sudirman SH membuka secara resmi rapat monitoring dan evaluasi monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan
Sekda Provinsi Jambi H Sudirman SH membuka secara resmi rapat monitoring dan evaluasi monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan (istimewa)

Sementara itu Kasatgas 1 Pencegahan Wilayah 1 KPK Maruli Tua menjelaskan, MPC merupakan tolak ukur yang dibuat oleh KPK pada aplikasi ‘Jaga’ dalam upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dengan tujuan mendorong perbaikan sistem, regulasi serta yang terpenting adalah implementasi sistem pengelolaan yang lebih transparan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved