Breaking News:

WhatsApp Kapolri Diserbu, Masyarakat Banyak yang Kecewa Layanan Polisi, DPR: Ini Peringatan Keras!

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengaku banyak manerima pengaduan dari masyarakat atas lambatnya penanganan perkara dan ketidaknetralan.

KOLASE TRIBUN JAMBI
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

WhatsApp Kapolri Diserbu, Masyarakat Banyak yang Kecewa Layanan Polisi, DPR: Ini Peringatan Keras!

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA -Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengaku banyak manerima pengaduan dari masyarakat atas lambatnya penanganan perkara dan ketidaknetralan.

Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi menilai, pernyataan Kapolri itu merupakan peringatan keras bagi jajaran institusi polri untuk dapat melakukan perubahan dalam kinerja.

"Ini peringatan keras, jangan dianggap bermain-main bagi jajaran kepolisian di bawahnya. Banyaknya whatsapp yang masuk langsung ke Kapolri bukti masyarakat sudah sangat kecewa dengan pelayanan publik yang terjadi di kepolisian," kata Andi Rio, dilansir Tribunnews, Kamis (15/4/2021).

Politikus Golkar itu berharap agar jajaran kepolisian dapat mengembalikan kepercayaan dengan menjalankan perintah Kapolri dan melakukan evaluasi dan berbenah diri.

Baca juga: Cak Imin Mau Dikudeta, Kader PKB Dukung Gus Yaqut atau Yenny Wahid Tak Enak Bulan Puasa Berantem

Baca juga: Dosa Lama Cak Imin Pada Gus Dur Diungkit Lagi, Jubir Yenny Wahid: Itu Terus Diingat Warga NU

Sehingga masyarakat kembali percaya kepada penanganan perkara yang dilakukan kepolisian.

"Mari kira jadikan saran dan kritik masyarakat untuk perbaikan, jangan sampai institusi polri anti kritik dan itu tentunya sangat berbahaya. Selama kritik itu membangun untuk kemajuan dan perbaikan kepolisian, maka itu pertanda masyarakat masih mencintai institusi Polri," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengatakan sering menerima aduan secara langsung dari nomor tidak dikenal melalui WhatsApp.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (DOK POLRI)

Hal itu disinggungnya saat membahas gagasan sistem komplain terpadu antara Polri dan Kompolnas.

"Beberapa waktu lalu saya sowan ke Kompolnas. Pada saat itu, dan saya inginkan bahwa ada sistem pelaporan yang terpadu, yang kemudian bisa dikoneksikan antara kepolisian dengan Kompolnas, sehingga laporan-laporan yang masuk, yang ada di Kompolnas, yang ada di kita, bisa dibandingkan, apakah laporannya sama," kata Listyo saat Rakernis Divpropam Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

Menurut Listyo, ini dapat menjadi langkah Polri dalam merespons cepat berbagai laporan dan aduan dari masyarakat.

Mantan Kabareskrim Polri ini bahkan mengaku masih meladeni laporan orang tidak dikenal melalui Whatsapp.

"Sampai saat ini saya masih menerima aduan secara langsung dari masyarakat tentang keluhan-keluhan terkait dengan masalah keterlambatan penanganan perkara, terkait masalah mafia tanah, ketidaknetralan, itu saya masih menerima," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Banyaknya WA yang Masuk ke Kapolri Bukti Masyarakat Kecewa dengan Pelayanan Publik di Kepolisian.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved