Pengembangan Kasus Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Satu Terduga Teroris di Makassar Tewas Ditembak

Pengembangan Kasus Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral, Satu Terduga Teroris di Makassar Ditembak Mati

Editor: Suang Sitanggang
TRIBUN TIMUR/KOLASE
Suasana di lokasi penembakan terduga teroris di Kota Makassar dan di rumah sakit Bhayangkara tempat terduga teroris diautopsi 

Dikutip dari Kompas.com, sudah ada 31 tersangka teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri karena berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di Katedral Makassar.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan menyebut tersangka teroris itu ditangkap di Kota Makassar dan sekitarnya.

Ramadhan bilang semua tersangka teroris yang ditangkap itu adalah bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang mengikuti kelompok kajian "Villa Mutiara".

"Ini semuanya masih dalam kelompok Villa Mutiara dan kelompok berafiliasi jaringan terorisme JAD," tuturnya, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Peristiwa pengeboman bunuh diri di Katedral Makassar itu terjadi Minggu (28/3/2021).

Dua pelaku, L dan YSF, tewas di lokasi, selain itu ada jemaat dari gereja trsebut yang jadi korban luka-luka.

Baca juga: Kisah Pilu di Balik Tewasnya Guru Yonathan Renden yang Ditembak Mati di Beoga Papua

Baca juga: BIN Pantau Tiga Kelompok Radikal di Jambi Jaringan JAD, Diduga Terkait Pelaku Bom Gereja Katedral

Baca juga: Terduga Pelaku Peledakan Bom Gereja Katedral Makassar, Alumnus Filipina Jaringan Ansharud Daulah

Sumber: TRIBUN TIMUR

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved