Tidak Hanya Nuklir Sebagai Senjata Mematikan di Dunia, Senjata ini Miliki 1.000 Kali Lebih Kuat

Rupanya, bukan senjata nuklir saja yang kini dapat menimbulkan bahaya dan efek luar biasa jika digunakan dalam perang dunia.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
scitechdaily.com
Ilustrasi Ledakan Nuklir 

TRIBUNJAMBI.COM - Timbulnya kekhawatiran orang-orang akan pecahnya Perang Dunia III wajar terjadi, mengingat begitu parahnya dampak yang dapat ditimbulkan perang dunia.

Sejarah mencatat, Perang Dunia II menewaskan jutaan orang di dunia terlebih dengan pemakaian senjata nuklir, menjadikannya konflik mematikan sepanjang sejarah.

Rupanya, bukan senjata nuklir saja yang kini dapat menimbulkan bahaya dan efek luar biasa jika digunakan dalam perang dunia.

Perkembangan zaman tentu juga telah menghasilkan berbagai perubahan dalam persenjataan militer dibanding puluhan tahun lalu ketika Perang Dunia II terjadi.

Melansir army-technology.com, Bom atom sering dianggap sebagai senjata paling mematikan, tetapi ada sejumlah senjata kimia, biologi, radiologi, dan nuklir (CBRN) yang dapat memiliki efek yang sama, atau bahkan lebih menghancurkan.

Seperti banyak diketahui, bom atom meratakan Hiroshima dan Nagasaki, menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Namun itu bukan senjata paling mematikan di gudang persenjataan militer dunia.

Bom hidrogen atau bom-H, bisa lebih dari 1.000 kali lebih kuat.

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari ini, Ada Dua Zodiak yang Diramalakan Bernasip Kurang Beruntung

Baca juga: Arti Mimpi Tersesat, Ada yang Alam Bawah Sadar Menyuruh untuk Membuat Keputusan

Baca juga: Pengakuan Gadis 19 Tahun yang Dinikahi Kakek 58 Tahun, Sebut Sang Suami Masih Perkasa

Sementara bom atom menggunakan fisi nuklir atau pembelahan atom (proses yang sama seperti pembangkit listrik tenaga nuklir), bom H termonuklir menggunakan fusi.

Bahan radioaktif yang sama, uranium atau plutonium, digunakan untuk fusi di mana inti atom disatukan untuk menciptakan energi ledakan.

Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Inggris, dan China sudah memiliki kemampuan bom-H, dan pihak lain mungkin sedang mengerjakannya.

Bukan itu saja, ada pula senjata yang dapat memusnahkan seluruh polulasi tanpa terlihat alias 'tak kasat mata', seperti senjata biologis.

Senjata biologis, atau perang kuman, melibatkan racun atau agen infeksi yang digunakan untuk melumpuhkan atau membunuh. Dikatakan, potensi kerusakannya sangat besar, bahkan lebih besar dari bom-H.

Selama Perang Dunia Kedua, Sekutu membangun fasilitas untuk memproduksi antraks secara massal.

Begitu mengerikannya dampak senjata biologis, senjata ini dilarang oleh PBB pada tahun 1972 dan tidak pernah digunakan dalam peperangan modern.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved