Sabtu, 18 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

SIAP Hadapi Tiongkok Bila Cari Masalah, Indonesia Bangun Pangkalan Militer Canggih di Natuna

Indonesia disebut makin siap hadapi tekanan dari negara asing soal perebutan wilayah, bila ada yang mencoba menggangu NKRI.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
KOMPAS.com/DOK TNI
Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Morgono menggelar apel pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna di pelabuhan Selat Lampa, Ranai Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pasukan yang terlibat yakni sekitar 600 personil dengan jumlah KRI yang ada sebanyak lima unit kapal 

TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia disebut makin siap hadapi tekanan dari negara asing soal perebutan wilayah, bila ada yang mencoba menggangu NKRI.

Terlebih dari kenekatan Tiongkok di Laut China Selatan selepas bangun pangkalan militer di Natuna.

TNI AL dikabarkan membangun pangkalan militer baru di Natuna, Kepulauan Riau, Selasa 5/4/2021.

Melansir dari Antara, Marsekal Hadi Tjahjanto kepala TNI, telah meletakkan batu pertama untuk pembangunan pangkalan militer Pasukan Tempur Angkatan Laut Komando Armada Pertama.

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Plt. Kapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H., di hadapan 820 prajurit TNI dan anggota Polri di Markas Kodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (26/10/2019).
Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Plt. Kapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H., di hadapan 820 prajurit TNI dan anggota Polri di Markas Kodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (26/10/2019). (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Pangkalan komando itu bakal menjadi bagian dari Komando Eksekutif Operasi Pertempuran di Indonesia barat.

Fungsinya juga sebagai Pos dari Komando Keamanan Angkatan Laut Terintegrasi.

Kehadirannya juga diharapkan membantu menguatkan Unit TNI Terintegrasi di Natuna, tepatnya di wilayah utara Selat Karimata.

Di selat tersebut Indonesia berbagi wilayah perbatasan dengan Singapura, Vietnam, dan Kamboja.

"Wilayah Natuna memiliki karakter maritim, sehingga kehadiran Pangkalan Komando Pasukan Tempur Angkatan Laut di sana diharapkan menguatkan kemampuan interoperabolitas di pasukan TNI AL dan AU di sektor maritim," jelas Tjahjanto.

Upacara inagurasi sendiri dihadiri oleh Panglima Kepolisian RI (Polri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia, Laksamana Yudo Margono.

Di upacara tersebut, Tjahjanto juga memuji Angkatan Laut Indonesia atas keterlibatannya dalam membangun infrastruktur pertahanan di Natuna, salah satu wilayah paling luar dan front paling panas.

Natuna merupakan kepulauan yang terdiri dari 272 pulau terletak di antara Sumatra dan Kalimantan.

Secara administratif Natuna juga termasuk wilayah dari Provinsi Kepulauan Riau.

Baca juga: Vicky Prasetyo Dapat Peringatan dari Dokter Boyke Soal Durasi Bercintanya: Waduh Bahaya Itu

Baca juga: Dayana Kena Nyinyir Warganet Indonesia Lagi Usai Nyanyikan Lagu Terpesona: Lagi Ngambil Hati

Baca juga: Pada Puasa Ramadhan 2021, Sikat Gigi di Siang Hari Bisa Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya

Baca juga: Punya Utang Puasa Ramadan Tahun Lalu? Simak Cara Membayar Fidyah Jelang Puasa Ramadan 2021

Natuna menjadi titik sangat strategis bagi wilayah Indonesia, karena menjadi pintu masuk dari Laut China Selatan.

Natuna juga merupakan kunci strategi TNI untuk memperkuat pasukan pertahanan Indonesia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved