Mata Najwa Malam Tadi Heboh, Munarman Tunjuk Wajah Najwa Shihab Saat Ditanya Baiat ISIS: Jebakan Ini

Ia menyebut kedatangannya ke Makassar bukan untuk menghadiri baiat teroris, meskipun bertepatan waktunya.

Editor: Tommy Kurniawan
Ist
Najwa Shihab dan Munarman di Mata Najwa Malam Tadi 

TRIBUNJAMBI.COM - Emosi mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman dengan presenter Najwa Shihab tak terbendung saat di program Najwa Shihab, Rabu (7/4/2021).

Perseteruan dengan Najwa Shihab itu berawal saat membahas potongan video yang beredar menunjukan Munarman hadir dalam baiat kelompok terafiliasi dengan Islamic State if Iraq and Syria (ISIS).

Menurut pengakuan Munarman, dirinya hanya diundang FPI Makassar dalam seminar yang dilaksanakan sehari sebelumnya, kemudian diundang kembali dalam agenda baiat keesokan harinya.

Namun Munarman membantah dengan menyebut dirinya tidak tahu tujuan acara kedua adalah pembaiatan.

"Saya tidak tahu (ada agenda pembaiatan), karena saya diundang di Kota Makassar. Karena tiket saya besoknya baru pulang dan itu pun siang, mereka menawarkan besok masih ada lagi," ungkap Munarman.

Kemudian Najwa Shihab lalu menyinggung apakah polisi pernah memanggilnya untuk mengklarifikasi, mengingat video kehadiran Munarman menjadi viral di media sosial.

"Anda menyampaikan klarifikasi ini ke polisi? Sempat dipanggil tidak?" kata Najwa Shihab.

"Perbuatan saya diundang apakah perbuatan pidana? Kenapa saya harus klarifikasi? Itu dulu," tegas Munarman.

"Pertanyaan saya, apakah sempat ada yang memanggil untuk klarifikasi?" Kata Najwa Shihab lagi.

Lantas Munarman membalasnya dengan balik bertanya karena merasa dituduh telah melakukan kejahatan.

"Pertanyaan saya apakah itu kejahatan? Saya tanya, makanya, apakah itu kejahatan?" cecar Munarman.

Menurut Munarman hanya memberi materi seminar tentang bagaimana anggota FPI Makassar jangan terjebak dalam terorisme.

Munarman dan Najwa Shihab
Munarman dan Najwa Shihab (Ist)

Presenter Najwa Shihab kembali mencecar karena merasa hanya menanyakan hal yang sederhana.

"Bang Munarman, saya bukan polisi. Saya bertanya pengalaman Anda. Apakah dipanggil? Pertanyaan saya itu," kata Najwa Shihab.

"Makanya saya jawab, karena itu bukan kejahatan," tegas Munarman.

"Pernah atau tidak? Anda tidak mau menjawab," tanya Najwa lagi.

Munarman justru memutar balik pertanyaan sang presenter.

"Berarti Anda minta saya dipanggil?" ucap Munarman sambil menunjuk Najwa.

"Perlu dipanggil tidak?" tanya Najwa ke narasumber lainnya.

Baca juga: Kakek Menikahi Gadis 19 Tahun Padahal Mau Melamar Ibunya, Uang Panaik Rp 10 Juta dan 1 Hektar Tanah

Baca juga: Kesaksian Pj Kades Pematang Gadung Saat Angin Puting Beliung Terjadi: Ada Putaran Angin yang Kencang

Munarman menyebut pertanyaan itu berupaya menggiring opini terhadap dirinya.

Namun sampai akhir ia enggan mengakui.

"Jangan menggiring. Ini menggiring. Mbak Nana, dalam teori hukum itu namanya pertanyaan jebakan. Anda tidak boleh melakukan pertanyaan jebakan, itu berbahaya buat opini," katanya masih menunjuk Najwa.

"Pertanyaan saya simpel sekali, Anda pernah dipanggil atau tidak?" tanya Najwa lagi, yang tidak dijawab Munarman.

Lihat videonya mulai menit 8.20:

Munarman Enggan Dipotong sampai Ngamuk ke Presenter

Mantan juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengungkapkan kemarahannya saat diundang di tayangan talkshow.

Dilansir TribunWow.com, hal itu tampak dalam tayangan iNews, Sabtu (6/2/2021).

Saat itu, Munarman diminta mengklarifikasi dugaan FPI terafiliasi dengan jaringan teroris internasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Tudingan itu muncul setelah seorang terduga teroris Muhammad Fikri Oktaviadi mengaku pembaiatan dihadiri Munarman.

Munarman kemudian membantah kabar tersebut dan menuding Kepala Pusat Riset Ilmu Kepolisian dan Kajian Terorisme Universitas Indonesia (UI) Benny Mamoto.

"Isu ini bukan karena organisasi. Kalau ada tuduhan ini (disebabkan) organisasi karena dianggap ada orang yang terlibat, Pak Benny itu yang menyebarluaskan pertama kali nama-nama orang yang disangkutpautkan dengan FPI. Saya tahu, Pak Benny ini," kata Munarman.

Presenter Anisha Dasuki kemudian hendak mengonfirmasi tuduhan Munarman ke narasumber Benny Mamoto yang ikut diundang dalam acara televisi tersebut.

Namun Munarman enggan penjelasannya dipotong.

"Entar dulu. Tadi 'kan tanya saya apakah ada di situ atau tidak, saya belum selesai ini," tegasnya.

Anisha Dasuki kembali mengingatkan bahwa durasi tayangan mereka terbatas, sehingga perlu memberi kesempatan kepada narasumber lain yang dituduh.

Nada suara Munarman semakin meninggi saat dipotong.

"Enggak bisa. Saya mau jelaskan bahwa tidak ada kaitannya. Itu anak yang mengaku bukan anggota FPI, sudah dijelaskan Ustaz Agus Salim," tegasnya.

Ia menyebut kedatangannya ke Makassar bukan untuk menghadiri baiat teroris, meskipun bertepatan waktunya.

Munarman menolak menghentikan pemaparannya.

"Anda jangan memancing kemarahan saya. Nanti bahaya, Anda jangan mancing-mancing. Saya mau jelaskan fakta, Anda jangan potong-potong," Munarman memberi peringatan.

"Saya bertanya, Pak. Mohon maaf," jawab Anisha Dasuki.

Ia merasa tidak diberi kesempatan untuk mengklarifikasi di talkshow tersebut.

Munarman bahkan menuduh talkshow itu melakukan propaganda terhadap dirinya.

"Katanya mau baik-baik memberi kesempatan kepada saya untuk mengklarifikasi. Kalau begini caranya, ini propaganda namanya, iNews ini," tuduh Munarman.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Ngotot Tak Mau Jawab soal Baiat ISIS, Munarman Saling Tunjuk dengan Najwa Shihab: Jebakan Ini

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved