Breaking News:

Personel Gabungan Berhasil Tutup Seratus Lebih Sumur Minyak Ilegal di Batanghari

Ratusan personel gabungan melakukan operasi besar-besaran menutup seratus lebih sumur minyak ilegal di Kabupaten Batanghari.

tribunjambi/musawira
Personel Gabungan Berhasil Tutup Seratus Lebih Sumur Minyak Ilegal di Batanghari 

Personel Gabungan Berhasil Tutup Seratus Lebih Sumur Minyak Ilegal di Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Ratusan personel gabungan melakukan operasi besar-besaran menutup seratus lebih sumur minyak ilegal di Kabupaten Batanghari.

Desa Bungku dan Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari selama ini menjadi tempat pengeboran minyak mentah atau ilegal driling oleh warga, dan saat ini ditertibkan tim gabungan.

Penertiban ini dilakukan 180 personel terdiri dari TNI, Polri, SKK Migas, Pertamina dan Dinas terkait pada Senin (5/4/2021) kemarin, dengan menutup seluruh kegiatan pengeboran minyak yang diduga ilegal itu.

Petugas juga turut memasang garis polisi atau police line di areal pengeboran tepatnya di wilayah operasi penindakan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) dan lahan Tahura.

Kegiatan operasi penindakan illegal drilling terhadap sumur-sumur dan bak penampung hasil pengolahan ilegal drilling dipimpin Wakil Dirreskrimsus Polda Jambi, AKBP Mohammad Santoso.

Dalam pelaksanaannya anggota dibagi dalam dua tim. Tim pertama dipimpin Kabag Ops Polres Batanghari, Kompol Abdul Roni.

Tim ini berhasil mengamankan 68 sumur dan bak penampungan minyak sebanyak 15 bak di empat lahan yang berbeda.

Tim kedua dipimpin Wadir Samapta Polda Jambi, AKBP Rico berhasil mengamankan 36 sumur di dua lahan berbeda, namun paling banyak di lahan Situmorang berjumlah 30 sumur.

Lanjutnya, penertiban ini dilakukan menggunakan alat berat, namun anggota juga melihat kondisi lingkungan kalau ada tanaman sawit dan karet dilakukan dengan cara manual, karena tidak mengganggu tanaman itu.

“Hasil monitoring pada hari pertama ini anggota kita berhasil menertibkan 104 titik sumur dan 15 seler bak penampung minyak,” kata Wakil Direskrimsus Polda Jambi, AKBP Mohammad Santoso.

Kompol YC Ditangkap Usai Isap Sabu Dalam Mobil, Polisi Juga Amankan 18 Kg Sabu Kurun Waktu 5 Hari

Kronologi Lengkap Habib Bahar bin Smith Aniaya Sopir Taksi Online Usai Antar Istrinya Belanja

Saat Jenderal Sigit Minta Maaf Sudah Keluarkan Telegram Larang Media Tayangkan Kekerasan Polisi

Masyarakat Desa Pompa Air dan Desa Bungku Kecamatan Bajubang ini sebelumnya sudah pihaknya berikan sosialisasi dan kegiatan ini direncanakan 20 hari.

“Hari pertama ini situasi dalam keadaan aman dan kondusif dan tidak ditemukan adanya masyarakat yang menolak dalam kegiatan penertiban illegal drilling,” pungkasnya.(tribun jambi/musawira}

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved