Breaking News:

Berita Tanjabtim

Tekan Pengeluaran Ekonomi, Pemkab Tanjabtim Jalankan Program Pangan Lestari Pemanfaatan Pekarangan

Program Pemerintah Pusat yang fokus pada pengembangan dan pemanfaatan lahan pekarangan yang kosong, untuk menjadi lahan pertanian tersebut telah berja

Abdullah Usman
Tekan Pengeluaran Ekonomi, Pemkab Tanjabtim Jalankan Program Pangan Lestari Pemanfaatan Pekarangan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Guna menekan pengeluaran ekonomi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Holtikultura Tanjabtim terus genjot Program Pangan Lestari dari Pemerintah Pusat. Selasa (6/4)

Program Pemerintah Pusat yang fokus pada pengembangan dan pemanfaatan lahan pekarangan yang kosong, untuk menjadi lahan pertanian tersebut telah berjalan sejak Lima tahun silam.

"Tahun ini kita kembali mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) Rp 55 juta per kelompok, dimana dana tersebut untuk 10 tahap penumbuhan dan 4 pengembangan Rp 15 juta, " ujar Kabid Konsumsi dan keamanan pangan Noni Retmila, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Polres Sarolangun Tidak Keluarkan Izin Bagi Organisasi Mahasiswa yang Melakukan Aksi

Baca juga: Bahan Alami Untuk Mengobati Diabetes atau Kencing Manis - Bengkuang, Daun Belimbing Wuluh, Ciplukan

Baca juga: Siapa Sebenarnya Abah Popon? Sosok yang Sering Didatangi terduga Teroris untuk Minta Ilmu Kebal

Lanjutnya, program pangan lestari tersebut, saat ini terus berjalan bagi kelompok yang baru bergabung atau terbentuk akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 60 juta. Dengan syarat semua persyaratan dan ketentuan sudah dilengkapi dan mendapat persetujuan pihak Provinsi.

"Kalo kita Dinas sifatnya hanya pembinaan, sehingga kelompok tersebut dapat berkembang dan mandiri, " ujarnya.

"Serta tujuan utamanya agar masyarakat dapat menekan angka pengeluaran sehari hari, sehingga dengan adanya tanaman pangan di pekarangan masyarakat tidak perlu ribet lagi membeli sayur mayur tinggal membeli lauk pelengkap saja, " tambahnya

Para kelompok dapat menanam sayur mayur di sekitar pekarangan rumah mereka, sedikitnya ada 10 ribu bibit sayur mayur yang dapat disemai dan ditanam. Sehingga masyarakat dapat menanamnya dan merawatnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved