Breaking News:

Bappeda Kota Jambi Sebut Sudah Siapkan Tema Pembangunan Hingga Tahun 2022

Kota Jambi tetapkan tema pembangunan hingga tahun 2022. Ia berujar itu juga harus selaras dengan rencana kerja pemerintah daerah provinsi.

tribunjambi/rara
Suhendri, Kepala Bappeda Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Suhendri, Kepala Bappeda Kota Jambi mengatakan Kota Jambi sudah miliki tema pembangunan hingga tahun 2022.

Kota Jambi tetapkan tema pembangunan hingga tahun 2022. Ia berujar itu juga harus selaras dengan rencana kerja pemerintah daerah provinsi.

Tema Kota Jambi yaitu Peningkatan Daya Saing Daerah dan Pariwisata, dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Daerah.

Baca juga: Sekum Muhammadiyah Sayangkan Densus 88 Geledah Ponpes, Denny Siregar Sebut Itu Bukan Tempat Sakral

Baca juga: Warga Kampar Ini Sediakan Uang Tunai Rp 75 Juta Jika Menemukan Istrinya Yang Sudah Dua Minggu Hilang

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Memandang Tapi Tidak Melihat, Melihat Tapi Tidak Tahu

Kemudian tema Pemerintah Provinsi Jambi yaitu Pemulihan Ekonomi dan Tangguh Bencana.

Sedangkan tema pemerintah pusat, yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktur. Ia berujar tema tersebut hampir sama, namun tema pemerintah pusat lebih umum.

Ia berujar, karena temanya merupakan daya saing daerah, tentu Pemkot Jambi akan meningkatkan hal yang mendukung itu.

"Misalnya UMKM, meningkatkan kualitas infrastruktur kita, membangun estetika Kota Jambi juga makin bagus. Itu kan salah satu daya saing daerah ya," ucapnya, Senin (5/4/2021).

Selain itu juga meningkatkan belanja terhadap kesehatan, dan pendidikan. Termasuk upaya kita dalam meningkatkan tempat-tempat kunjungan wisata.

Karena, katanya Kota Jambi semua wilayahnya merupakan tempat kunjungan wisata.

Ia mencontohkan, seperti pergi ke pasar ada wisata kuliner, wisata belanja, ada Sungai Batanghari, Danau Sipin.

Jadi, katanya, dalam meningkatkan pariwisata Kota Jambi dengan cara satu di antaranya meningkatkan sarana prasarananya.

Yaitu prasarana yang makin baik, pelayanan makin bagus, pendidikan serta kesehatan juga makin bagus.

Sisi lain, usulan pembangunan masuk dari berbagai pihak. Masukan tersebut yaitu buttom up musrenbang dan lain-lain yaitu 5779. Belum lagi usulan top down, maupun dalam konteks teknopkratik.

Belum lagi dari pemerintah pusat, belum lagi yang dilakukan oleh OPD.

"Ada lagi yang namanya perencanaan politik yang biasanya menyangkut janji-janji kepala daerah, gitu ya," jelas Suhendri.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved