Berita Sarolangun
Pembangunan Pabrik Semen Baturaja di Sarolangun Terkendala Ganti Rugi Lahan
Progres pembangunan pabrik Semen Baturaja di Kabupaten Sarolangun belum ada perkembangan siginifikan
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rahimin
Pembangunan Pabrik Semen Baturaja di Sarolangun Terkendala Ganti Rugi Lahan
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Progres pembangunan pabrik Semen Baturaja di Kabupaten Sarolangun belum ada perkembangan siginifikan.
Sekda Sarolangun Endang Abdul Naser mengatakan, terakhir ia mendengar semen Baturaja dalam proses ganti rugi sebanyak 400 hektar.
"400 hektar yang di kasih izin. Sampai sekarang belum ada realisasinya, mungkin karena recofusing ini saya rasa itu mungkin yang menjadi penghambat," kata Sekda Sarolangun beberapa waktu lalu.
Lanjutnya, lahan yang diberikan izin tersebut berada di lahan milik warga, ganti rugi lahan warga tersebut terdengar masih macet.
"Informasi awal diminta 90 atau 80 juta satu hektar itu sawah-sawah, jadi keberatan karena tidak sesuai SOP," katanya.
• Live Streaming MotoGP Doha 2021 Hari Ini 4 April Nanti Malam, Jorge Martin Start Paling Depan
• Ternyata Sudah Puluhan Orang Warga Muarojambi Diduga Keracunan Makanan Bakso Bakar
Baca juga: HEBOH Dua Wanita Pemburu Burung Yang Dilindungi di Kerinci, Warganet Minta Aparat Cepat Bertindak
Dari harga itu, perusahaan tersebut merasa keberatan untuk melakukan ganti rugi lahan - lahan milik warga.
Naser menambahkan, pembangunan tersebut masih berjalan, Pemkab mendengar informasi bahwa semen Baturaja sedang dalam pergantian komisaris dan fokus pembangunan produksi semen Baturaja.
"Kita tetap mendorong itu, kalau izin jalan sudah. Tinggal track on track saja," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sekda-sarolangun-endang-abdul-naser-ok.jpg)