Breaking News:

Berita Tebo

Ingat! Masyarakat Akan Didenda Rp 500 Ribu Jika Ternak Miliknya Berkeliaran di Kota Tebo

Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tebo memastikan tak main-main dengan banyaknya hewan ternak warga, yang berkeliaran di jalanan Kota Tebo.

tribunjambi/hendro herlambang
Ternak warga berkeliaran di jalanan Kota Tebo yang mengganggu pengendara. Ingat! Masyarakat Akan Didenda Rp 500 Ribu Jika Ternak Miliknya Berkeliaran di Kota Tebo 

Ingat! Masyarakat Akan Didenda Rp 500 Ribu Jika Ternak Miliknya Berkeliaran di Kota Tebo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tebo memastikan tak main-main dengan banyaknya hewan ternak warga, yang berkeliaran di jalanan Kota Tebo.

Ketegasan ini dilakukan karena ternak mulai dari kambing, sapi hingga kerbau berkeliaran bebas di jalanan. Bahkan sudah banyak kejadian kecelakaan antara pengendara dan ternak warga.

Pemkab Tebo melalui Saptop PP Tebo menegaskan, pada Minggu ini akan melakukan razia ternak warga, yang tak menghiraukan himbauan.

"Kita sudah sering kali mengimbau ke masyarakat agar ternaknya jangan dilepas liarkan," kata Kasat Pol PP Tebo, Taufik Khaldy, Minggu (4/4/2021).

Menurutnya, razia penertiban akan dilakukan mengingkat ternak yang berkeliaran di jalanan sudah sangat mengancam pengendara jalan yang melintas.

"Langkah kita pada operasi penertbpan, kita akan kenakan denda maksimal ternak besar itu Rp 500 ribu per ekor, ternak kecil Rp 250 ribu. Nanti pemilik ternak bayar dendanya ke khas daerah, dan ternak dikembalikan," sebut Taufik.

BREAKING NEWS 17 Orang Hilang, Kapal Barokah Jaya dan Habco Pioneer Tabrakan di Laut Indramayu

Tidak Punya Izin dan Timbulkan Kerusakan Kebun, Bupati Tanjabbar Larang Satu Perusahaan Beroperasi

Human Error Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Batanghari, Sudah Merenggut Belasan Nyawa

Penertiban ternak ini telah tertuang di Perarturan Daerah (Perda) nomor 17 tahun 2002 yang di ubah menjadi Perda nomor 8 tahun 2014. Selain itu Bupati Tebo juga telah mengeluarkan keputusan Bupati nomor 235 tahun 2021 tentang penjualan ternak hasil penertiban.

Bahkan sesuai Perda no.8 tahun 2014 ada sanksi kurungan bagi pemilik ternak selama 3 bulan atau denda Rp 3 juta. Sedangkan, untuk ternak yang di tangkap di beri waktu selama 3 hari, jika tidak di ambil pemiliknya maka akan di jual. (Tribunjambi/hendrosandi)

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved