Breaking News:

Keracunan Bakso Bakar

BPOM Jambi Belum Terima Sampel Bakso Bakar Diduga Meracuni Warga di Muarojambi

Saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, pihak humas BPOM Jambi menyebut sampai sore ini mereka belum menerima sampel bakso bakar tersebut untuk diuji.

Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/hasbi sabirin
Belasan Anak & Orang Dewasa di Muarojambi Dilarikan ke RSUD Ahmad Ripin Diduga Keracunan Bakso Bakar 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak BPOM Jambi belum menerima sampel bakso bakar yang diduga penyebab puluhan warga Kabupaten Muarojambi keracunan.

Saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, pihak humas BPOM Jambi menyebut sampai sore ini mereka belum menerima sampel bakso bakar tersebut untuk diuji.

"Maaf pak belum ada sampel yang masuk ke BPOM," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (4/4/2021).

Baca juga: Ini Penampakan Rumah Ariel NOAH yang Tak Pernah Terekspose, Ternyata Berada di Kawasan Elite

Baca juga: Tahun Ini Tak Ada Anggaran Beasiswa Pemprov Jambi

Baca juga: Disdik Provinsi Jambi Minta SMAN 7 Selesaikan Masalah Penganiaayaan Siswa dengan Kekeluargaan

Sebelumnya belasan anak-anak di Desa Keraggan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi diduga mengalami keracunan makanan bakso bakar.

Tak lama kemudian, jumlahnya sempat meledak menjadi 32 orang yang mengalami keracunan makanan tersebut.

Puluhan anak-anak yang diduga keracunan makanan ini gejalanya hampir sama, merasa mual dan muntah-muntah serta mengalami pusing di kepala.

Hal ini disampaikan oleh direktur RSUD Ahmad Ripin Kabupaten Muarojambi Dr Ilham saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, awalnya masuk 16 orang yang menjalani perawatan di RSUD Ahmad Ripin Muarojambi, tak lama kemudian nyusul lagi sejumlah anak-anak yang mengalami gejala muntah dan mual-mual, hingga mencapai 32 orang.

"Yang dirawat di RSUD Ahmad Ripin Muarojambi semalam sebanyak 32 orang rata-rata masih anak-anak dan ada juga orang dewasa seperti ibu hamil,"kata dr Ilham.

Puluhan warga Desa Keranggan yang diduga keracunan makanan itu, untungnya cepat ditangani oleh petugas medis di RSUD Ahmad Ripin Kabupaten Muarojambi.

"Hingga saat ini sejumlah warga yang dirawat di RSUD Ahmad Ripin sudah pulang kerumahnya masing-masing, karena sudah tidak mengalami gejala apapun,"ungkapnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved