Agung Wahyudi Mantan Suami Erlita Dewi Jelaskan Penyebab Kematian Agitha Cahyani Putri

Agung Wahyudi seorang pimpinan bank, mantan suami Erlita Dewi, memberi penjelasan penyebab Agitha Cahyani Putri didampingi Linda Halim istri muda.

Editor: Suang Sitanggang
SURYA/KOLASE TRIBUN JAMBI
Erlita Dewi saat di makam anaknya (kiri) dan konfrensi pers yang diadakan Agung dan Linda menanggapi kematian Agitha, Sabtu (3/4/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Kematian Agitha Cahyani Putri anak dari Agung Wahyudi dan Erlita Dewi cukup menyita perhatian publik.

Kematian Agitha dianggap misterius sebab dalam video yang diposting Erlita Dewi, terlihat ada darah yang keluar dari hidung.

Soal video ini pun telah dikonfirmasi Erlita, bahwa memang saat terakhir melihat jenazah anaknya, ada darah di hidung dan kepala.

Agung Wahyudi mantan suami Erlita Dewi memberi penjelasan penyebab kematian Agitha yang merupakan putri pertamanya.

Kepada wartawan, pria bernama lengkap Agung Wahyudi Rahardi itu mengungkapkan awalnya dokter mendiagnosa ada kebocoran pada ginjal Agitha.

Pria yang merupakan pimpinan bank itu mengatakan dia sendiri yang membawa anaknya itu berobat ke RS Delta Surya Sidoarjo ditemani istrinya saat ini, Linda Halim pada 17 Maret 2021.

Dia mengatakan anaknya itu ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam, lalu diarahkan ke dokter spesialis jantung, selanjutnya diminta ke dokter spesialis penyakit.

Saat itu, ucapnya, dokter hanya memberikan resep obat agar Agitha tetap bisa dilakukan rawat jalan, karena sudah membaik.

Selepas pengobatan itu kondisi AP mulai membaik, dan pembengkakan pada kaki dan wajah mulai menghilang.

Tapi pada tanggal 27 Maret 2021, Agitha berteriak memanggil mama.

Lida kemudian mengecek ke kamar, dan Agitha meminta digendong.

Agitha selanjutnya dibawa ke rumah sakit.

Saat tiba di rumah sakit itu, perempuan 14 tahun itu dinyatakan meninggal dunia.

Setelah dinyatakan meninggal, Agung meminta dokter melakukan upaya medis dengan memberi kejut jantung.

Baca juga: Tanggapan Erlita Dewi Atas Kematian Misterius Anaknya: Saya Sudah Ikhlas, Tapi

Baca juga: Makam Anak Erlita Dewi Dibongkar Polisi Untuk Autopsi, Begini Harapan Mantan Istri Pimpinan Bank

Dokter ternyata menyatakan bila dikejut, organnya bisa rusak, namun pihak orangtua Agitha tetap kami minta karena yakin putrinya masih hidup.

Setelah hampir tiga jam menunggu tindakan medis, upaya Agung dan Linda Halim tidak mampu melampaui takdir.

Agung yang sudah pasrah, menghubungi Erlita, ibu kandung Agitha, mengabarkan kematian anak mereka itu.

Agung menjelaskan, saat memandikan jenazah Agitha tidak ada darah yang keluar.

Dia juga mengaku ikut memandikan, juga ada petugas rumah sakit.

"Ada saksinya. Itu tidak ada keluar darah," imbuh Agung.

Pada 28 Maret 2020, kondisi jenazah yang ditutup plastik yang disebut sebagai protokol Covid-19 ditemui Erlita.

"Kami juga tidak tahu. Darah baru keluar saat ibu kandung mencium jenazah AP, atau memegangnya," ujarnya.

Agung dan Linda merasa pemberitaan yang sudah terjadi dalam kematian Agitha ini hanya sebuah penggalan dari konstruksi cerita yang sebenarnya.

"Kami juga merasa perlu memanggapi dan meluruskan kabar di luar sana yang hanya sepenggal," ungkap Agung.

Dia membantah telah memperlakukan anak-anak dengan tidak baik.

"Ayah mana yang tega melihat anak kandungnya menderita," terang Agung.

Saat diminta untuk autopsi, Agung dan Linda awalnya sempat ragu.

Mereka tidak tega melihat jenazah anaknya kembali dibongkar.

Tapi untuk kepentingan penyidikan, Agung bersikap kooperatif dan menandatangani pembongkaran.

Baca juga: Tanggapan Kapolres Sidoarjo Atas Kematian Anak Erlita Dewi Saat Diasuh Mantan Suami dan Ibu Tiri

Baca juga: Tanggapan Erlita Dewi Atas Kematian Misterius Anaknya: Saya Sudah Ikhlas, Tapi

Harapan Erlita Dewi

Polresta Sidoarjo membongkar makam putri Erlita Dewi di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat 2 April 2021 siang.

Pembongkaran makam Agitha Cahyani Putri tersebut dilakukan secara tertutup.

Sekeliling makam putri pertama Erlita Dewi dan pimpinan bank itu dikeliling dengan penutup.

Di atas makam tersebut terlihat dipasang tenda penutupnya.

Hanya polisi dan petugas forensik RSUD Sidoarjo saja yang bisa ke lokasi.

Setelah makam dibongkar, jenazah sulung dari empat bersaudara itu diautupsi di lokasi pemakaman.

Setelah serangkaian pemeriksaan, jenazah Agitha pun kembali dimakamkan petugas.

Beberapa tahun ini Agitha tinggal Perumahan Sidoarjo, di rumah yang ditempat ayahnya dan ibu tirinya.

Sementara Erlita Dewi tinggal di Kendari, Sulawesi Tenggara setelah cerai dari suaminya.

Pada pembongkaran makam yang dilakukan pukul 13.30 itu terlihat kehadiran Erlita di sana.

Setelah semua petugas meninggalkan pemakaman, ibu dari empat anak itu bertahan di sana bersama beberapa orang keluarganya.

Terlihat ia menangis terisak di atas makam putrinya tersebut.

Erlita dan keluarga menaburkan bunga di makam Aghita, sebelum beranjak meninggalkan pemakaman itu.

“Harapan saya semua bisa terungkap. Jika anak saya meninggal karena sakit, bisa terungkap apa penyakitnya," ungkap Erlita.

Jika memang ada kejanggalan atas kematian Agitha, ucapnya, agar polisi mengungkapnya. (*)

Baca juga: Tangisan Mantan Istri Pimpinan Bank Melihat Putrinya Meninggal Usai Suami Direbut Pelakor

Baca juga: Puluhan Orang Rela Suap Rp 40 Juta Demi Jadi Honorer Satpol PP Provinsi Lampung

Baca juga: Ekspresi Ashanty saat Melihat Krisdayanti Duduk di Samping Anang di Pernikahan Atta dan Aurel

Sumber: SURYA

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved