Polisi Gerebek Istrinya Selingkuh di Kamar Hotel, Ada Handuk Basah di atas Kasur
Brigadir Doni langsung menggerebek perselingkuhan istrinya, yang merupakan seorang Polwan dengan oknum polisi di kamar hotel di Semarang
Selanjutnya, Brigadir Doni kemudian memesan kamar yang tepat berada di depan kamar yang ia curigai dihuni istrinya dan sang selingkuhan.
Mereka kemudian menunggu sampai Bripka ARP dan Aiptu MM keluar kamar.
Benar saja, pada pukul 19.37 WIB, mereka berdua membuka pintu kamar.
Saat itulah, penggerebekan dilakukan.
Baca juga: Cerita Brigadir Doni Gerebek Istrinya Selingkuh di Kamar Hotel, Ngaku Pasang GPS di Mobil Bripka ARP
Dibenarkan Kapolsek
Kapolsek Margoyoso Iptu Sudari mengkonfirmasi bahwa memang benar pria yang melakukan penggerebekan sebagaimana terekam dalam video merupakan anggotanya.
“Memang itu anggota kami. Dia sebagai pelapor. Dia memergoki istrinya sedang bersama laki-laki lain,” kata Sudari saat dihubungi via telepon, Senin (29/3/2021).
Dia menambahkan, Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Jateng.
Pihaknya mengaku telah mendapat tembusan surat dari Propam Polda terkait pemeriksaan terkait kasus ini.
Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi Kenal Selingkuhan Istrinya
Dihubungi terpisah, Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi tak menampik bahwa memang dirinya yang berada dalam video viral tersebut.
Penggerebekan terhadap istrinya itu dia lakukan pada Rabu (24/3/2021) malam.
Dia mengaku telah mencurigai perselingkuhan yang dilakukan istrinya dengan pria tersebut sejak dua tahun lalu.
penggerebekan perselingkuhan Polwan dan oknum polisi di kamar hotel
Dia juga mengaku telah lama mengetahui siapa sosok yang menjadi selingkuhan istrinya itu.
“Saya tahu siapa laki-laki itu. Dia Aiptu MM anggota salah satu Polsek. Sedangkan istri saya ARP tugasnya di Polres Pati,” kata Doni.
Dia menambahkan, kasus ini telah ia laporkan ke Polda Jateng sebagai tindak pidana perzinahan.
Pembuktian dan proses hukum selanjutnya dia serahkan pada pihak berwenang. (*)
SUMBER : (TribunBogor/TribunJateng)