Berita Nasional

LAGI! Densus 88 Gerebek Satu Rumah di Bantul, Tempat Terduga Teroris? Busur & Anak Panah Diamankan

Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali menggeledah sebuah rumah. Kali ini rumah itu milik warga berinisial W (45) di Dusun Widoro

Editor: Andreas Eko Prasetyo
PERSDA NETWORK/BIAN HARNANSA
Ilustrasi Densus 88 

TRIBUNJAMBI.COM - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali menggeledah sebuah rumah.

Kali ini rumah itu milik warga berinisial W (45) di Dusun Widoro, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul.

Dalam penggeledahan ini, Densus 88 pun menyita sejumlah barang.

Ketua RT setempat M Safii pun menyampaikan, penggeledahan dimulai setelah ibadah shalat Jumat.

Ia mengaku diminta untuk menjadi saksi dalam penggeledahan tersebut.

Ilustrasi. Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror
Ilustrasi. Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror (Tribunnews)

"Penggeledahan dilakukan setelah Jumatan, saya ikut," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Bantul, Jumat, (2/4/2021).

Dalam penggeledahan itu, dirinya melihat sejumlah barang bukti yang berhasil dibawa petugas, di antaranya, buku, busur dan anak panah, serta senjata yang diduga seperti senapan angin.

"Ada 14 kelompok dalam kelompok itu ya ada berbagai macam barang," ujarnya.

Penggeledahan itu berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Selama penggeledahan, warga tak ada yang diizinkan untuk mendekati lokasi.

Menurutnya, pemilik rumah tak terlihat saat penggeledahan itu dilakukan.

Informasi yang didapatnya, W telah ditangkap sebelum penggeledahan dilakukan Tim Densus 88.

"Ambilnya (mengamankan) itu kurang tahu. Tapi habis Subuh atau gimana. Saya yang tahu persis ya pas eksekusi penggeledahan," katanya.

Baca juga: Usai Mabes Polri Diserang Seorang Wanita, Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Bandung

Baca juga: Mantan Kades Tak Menyangka Menantunya Ditangkap Densus 88 Karena Terduga Teroris : Kasihan Cucu Saya

Baca juga: Istri Terduga Teroris Kaget Rumahnya Digeledah Densus 88, Tahunya Suami Jadi Sopir di Jakarta

Menurut Safii, W bukan warga asli dari Widoro, Bantul, tetapi berasal dari Kabupaten Gunungkidul.

W sendiri tinggal di rumah tersebut sejak beberapa tahun lalu, setelah pindah dari rumah yang tak jauh dari rukun tetangga tersebut.

Di rumah itu, W tinggal bersama istri dan anaknya.

Ilustrasi Densus 88
Ilustrasi Densus 88 (TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI)

"Interaksi masyarakat biasa, nggak tertutup banget. Kesehariannya, dia cuma dagang soto," katanya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bantul AKPB Wachyu Tri Budi mengatakan, belum mendapat laporan adanya penggeledahan rumah terduga teroris di wilayahnya tersebut.

"Kami dari wilayah tidak tahu menahu," katanya.

Baca juga: Sabtu Besok Aurel dan Atta Bakal Ucap Janji Suci, Jokowi dan Prabowo Jadi Saksi Pernikahan Mereka?

Baca juga: UMKM Balu-Balu Q, Utamakan Produk Sehat, Penjualannya Sampai ke Batam

Baca juga: Resmi Punya RANS Cilegon FC, Raffi Ahmad Sebut Bukan untuk Gaya-gayaan, Singgung Mimpi Masa Kecil

Berita lainnya terkait aksi Densus 88

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

SUMBER: KOMPAS

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved