Breaking News:

Berita Bungo

Blokir jalan yang dilalui Truk Batubara, Masyarakat dan Karyawan PT KBPC Bentrok

Aksi pemblokiran jalan tambang batubara yang dilakukan masyarakat lima dusun di Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Provinsi Jambi berujung bentrok.

tribunjambi/Muzakkir
Warga dari lima dusun di Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Kabupaten Bungo memblokir jalan yang dilalui oleh truk pengangkut batubara. 

Blokir jalan yang dilalui Truk Batubara, Warga dan Karyawan PT KBPC Bentrok

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Aksi pemblokiran jalan tambang batubara yang dilakukan masyarakat lima dusun di Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Provinsi Jambi berujung bentrok.

Warga bentrok dengan masa yang berasal dari pekerja PT KBPC yang sengaja datang kelokasi. Informasi yang dihimpun, bentrok terjadi beberapa saat menjelang sholat magrib, Kamis (1/3/2021).

Awalnya pemblokiran jalan berlangsung aman, namun ketika rombongan karyawan PT KBPC datang, massa menjadi panas, pasalnya truk tronton yang datang langsung menabrak portal.

Tak hanya portal, mobil warga juga diseruduk oleh truk tersebut sehingga mobil minibus milik warga ringsek.

Melihat aksi sopir truk, warga yang berasal dari lima dusun panas dan melakukan perlawanan dengan melempari massa dan mobil dari perusahaan.

Warga dari lima dusun di Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Kabupaten Bungo memblokir jalan yang dilalui oleh truk pengangkut batubara.
Warga dari lima dusun di Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Kabupaten Bungo memblokir jalan yang dilalui oleh truk pengangkut batubara. (tribunjambi/Muzakkir)

Aparat keamanan yang berjaga di lokasi tak bisa berbuat banyak, mereka kesulitan untuk meredam amarah dua kubu tersebut.

Tak selang berapa lama, Kapolres Bungo dan Dandim 0416/Bute turun kelokasi. Tak lama kemudian aksi brutal tersebut mereda. 

"Saya bersama puluhan masyarakat ini ingin mengamankan hak kami yang sudah dipagar beton oleh PT. KBPC. Kami punya sertifikatnya, ini adalah tanah warisan almarhum orang tua kami," ujar Heri, perwakilan masyarakat yang tanahnya telah diambil paksa oleh PT. KBPC.

Tak Sesuai Janji, Warga Lima Dusun di Bungo Blokir jalan yang Dilalui PT KBPC

VIDEO: Resmi Punya RANS Cilegon FC, Raffi Ahmad Singgung Mimpi Masa Kecil

Penyidik Tunggu Hasil Tes DNA Tukang Ojek Rudapaksa Pengemis & Penyandang Disabilitas di Kota Jambi

Terlihat juga saat dilapangan, ada beberapa orang kaum hawa (perempuan) yang tengah membentangkan karton berwarna putih dengan tulisan menggunakan sepidol.

"Kami dari lima desa di Kecamatan Muko-Muko Bathin VII menuntut kepada PT KBPC atas jalan dan lahan kami yang diserobot oleh PT KBPC Samsudin. Kepada Kapolri, Kapolda, Kapolres, Kapolsek, Bupati dan DPRD mana hukum yang ada di NKRI ini," tulisan yang ada di karton tersebut.

Tak ada tanggapan dari pihak PT KBPC, karena yang turun kelokasi diduga merupakan preman dan pihak keamanan perusahaan tersebut. (*)

Penulis: Muzakkir
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved