Cak Imin Buat Kader PKB Panas, Mantan Wabup Karawang Siap Lakukan KLB 'Saya Dipermalukan!'

Ahmad Zamakhyari tak terima masalah pribadinya diumbar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ke publik.

Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

PKB Panas Gara-gara Omongan Cak Imin, Mantan Wabub Karawang Siap Lakukan KLB 'Saya Dipermalukan!'

TRIBUNJAMBI.COM - Ahmad Zamakhyari tak terima masalah pribadinya diumbar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ke publik.

Jimmy sapaan Ahmad Zamakhyari, dikabarkan akan melakukan Kongres Luar Biasa

Sebelumnya beredar video Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tengah berpidato di hadapan kader PKB.

Dalam video itu, Cak Imin menyebut imbalan kepada Ketua Panitia, Rahmat Hidayat Djati atau yang akrab disapa Rahmat Toleng karena sudah menjadi ketua DPC PKB Karawang.

Kata Cak Imin, harus ada yang berani menggeser Ahmad Zamakhsyari sebagai ketua DPC PKB Karawang.

"Toleng, sahabat Rahmat ini sebetulnya orang paling berani sedunia. Karena seluruh dunia nggak ada yang berani mengganti Jimmy (sapaan Ahmad Zamakhyari), kecuali dia. Jadi tunggu saja pembalasan Jimmy," ujar Cak Imin dilansir dari postingan video pidato Cak Imin yang beredar di media sosial.

Pada video itu, Cak Imin juga membeberkan bahwa Jimmy mempunyai banyak utang. Pernyataan Cak Imin disambut sorak hadirin.

"Saya saja gak berani ngganti Jimmy sebenarnya. Saya tanya Huda berani nggak ganti Jimmy. Orangnya kaya gitu saya bilang. Tapi karena utangnya banyak ya sudah kita ganti," ujar Cak Imin lagi.

Menanggapi pernyataan Cak Imin, Jimmy pun bereaski. Jimmy mengaku kecewa dan dipermalukan soal hal pribadi. Padahal, kata Jimmy, selama masa kepimpinannya, Jimmy mengklaim PKB Karawang mencapai puncak.

Pada Pemilu Legislatif 2019, PKB Karawang memperoleh delapan kursi. Selain itu, gedung kantor DPC PKB pun terbangun dua lantai.

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani saat mendaftar ke KPU Karawang pada Minggu (6/9/2020).
Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani saat mendaftar ke KPU Karawang pada Minggu (6/9/2020). (KOMPAS.COM/FARIDA)

Jimmy kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Karawang berpasangan dengan Yusni Rinzani. Namun ia kalah dari pasangan Cellica Nurrchadiana-Aep Syaepuloh. Jimmy mengaku mendapat 326 ribu suara tanpa mengeluarkan uang cendol.

Terlebih, kata Jimmy, saat ia digeser dari posisi ketua DPC PKB Karawang, dirinya sudah sabar dan menerima.

"Tapi ketika saya sudah sabar, saya sudah diam, kemudian saya malah dipermalukan seperti ini. Mohon maaf saya akan bangun lagi, saya akan bangkit lagi," ungkap Jimmy kepada Kompas.com, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: AHY dan SBY Tak Digubris Lagi di Demokrat, Kubu Moeldoko: AHY Sudah Demisioner

Jimmy mengaku telah mendapat dororongan dari 22 dari 27 DPC PKB se-Jawa Barat untuk menggelar KLB DPW PKB Jawa Barat. Ia menuding apa yang menimpanya merupakan arogansi dari Syaiful Huda, Ketua DPD PKB Jabar.

"27 kabupaten/kota se-Jabar ada 22 yang meminta saya melakukan gerakan politik melawan saudara Syaiful Huda, ketua DPP tahu, semua ini adalah arogansi dari saudara Syaiful Huda, politisi yang kelihatannya sejuk, tapi sangat menusuk dan menikam dari belakang," ucap Jimmy.

Diketahui, Jimmy yang juga mantan wakil Bupati Karawang itu menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua DPC PKB Karawang pada 3 Maret 2021 lalu. Ia diketahui telah menduduki jabatan itu selama 12 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Merasa Dipermalukan Cak Imin, Mantan Wabup Karawang Mengaku Akan Gelar KLB PKB Jabar"

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved