Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Nenek Rosmina Menolak Jadi Pengemis Walau Hidup Susah

Perempuan yang akrab disapa dengan nama Nenek Rosmina ini sudah menjadi tulang punggung keluarga sedari kecil

Penulis: tribunjambi | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI/MG/TASYA AMIL PUTRI
Nenek Rosminah saat ditemui di Kawasan Pasar, Kota Jambi, Minggu (28/3/2021) 

Dia menjaga dan membiayai semua cucunya, termasuk seorang berkebutuhan khusus.

Ada juga cucunya yang sudah SMA yang harus ia biayai.

“Dia bisa sekolah karena dapat bantuan dari pemerintah, dipakai utnuk beli tas, beli buku. Kalau jajan minta sama nenek paling dikasih Rp 5.000. Cucu sering minta duit sama nenek tapi karena tidak punya uang tidak dikasih, sampai nenek menangis kasihan melihatnya dari kecil hidup susah,” ungkapnya.

Ternyata kepiawaian nenek Rosmina menjadi tulang punggung keluarga ini sudah terbentuk sedari kecil.

Dijelaskannya sejak umur 9 tahun ia sudah mengurus adiknya yang masih umur 3 tahun. Saat itu ibunya telah meninggal, ayahnya sudah beristri lagi dan meninggalkannya.

“Kadang nenek pusing mikirin makanan, jadi makan nasi campur jagung, dicampur kacang merah, kadang pisang dicampur nasi. Mencari makan nenek harus naik gunung, jadi kepala keluarga, sampai setua ini pun masih nenek yang jadi tulang punggung,” ungkapnya.

Meski begitu, hal itulah yang membuat nenek Rosmina si tulang punggung keluarga tetap semangat menjalani hidup, anak cucu yang ia sayangi, serta kesehatan dan umur panjang yang masih diberikan oleh Tuhan kepadanya.

Rosmina lahir di Jawa dan merantau ke Jambi masa terjadinya pemberontakan PKI. Dia tidak mau masuk PKI sehingga memilih pindah dari kampung halamannya.

(Tribun Jambi/MG/Tasya Amil Putri)

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved