Kilang Minyak Pertamina Terbakar
500 Warga Sekitar Kilang Minyak Perramina di Indramayu Terpaksa Mengungsi Pasca Kebakaran Hebat
BPBD Provinsi Jabar, kata Ridwan Kamil, diturunkan untuk memberikan bantuan kepada warga dan melakukan pendataan. "Untuk keselamatan warga, kami peri
TRIBUNJAMBI.COM - Pasca terjadinya ledakan dan kebakaran di kilang minyak Pertamina RU VI Balongan di Kabupaten Indramayu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah mengevakuasi warga.
BPBD Provinsi Jabar, kata Ridwan Kamil, diturunkan untuk memberikan bantuan kepada warga dan melakukan pendataan.
"Untuk keselamatan warga, kami perintahkan agar evakuasi terus dilakukan, memindahkan warga ke tempat yang aman, memastikan semua kebutuhannya terpenuhi dan tetap aman dari penularan Covid-19. BPBD provinsi telah turun ke lapangan dan berkoordinasi untuk bantuan. Keselamatan warga adalah yang utama," kata Ridwan Kamil melalui siaran digital, Senin (29/3).
Pemprov Jawa Barat, katanya, terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mengatasi dampak kebakaran tersebut.
Gubernur pun memohon doa agar proses pemadaman lancar dan untuk keselamatan warga sekitarnya.
"Mohon doa agar upaya pemadaman lancar dan masyarakat Indramayu, khususnya warga sekitar, juga aman," katanya.
Baca juga: Mikhavita Wijaya Sesalkan Bams eks Samson Tak Klarifikasi Soal Orang Ketiga
Baca juga: Sesumbar Mau Menikah, Nikit Mirzani Disentil Denny Darko Soal Keseriusan: Sibuk dengan yang Lain
Ridwan Kamil mengatakan kebakaran hebat yang melanda kilang minyak Pertamina RU VI Balongan di Kabupaten Indramayu tersebut sudah mulai terkendali pada pagi harinya.
"Kebakaran kilang minyak Balongan ini terjadi di tengah hujan deras dan petir. Namun penyebab utama masih belum diketahui," katanya.
Sekitar 500 orang, katanya, sudah dievakuasi ke GOR dan Pendopo.
Tercatat lima orang mengalami luka berat dan 15 mengalami luka ringan.
Di sisi lain, katanya, Pertamina telah memastikan bahwa persediaan BBM aman untuk warga.
Karenanya, warga diminta untuk tidak panik.
"Pertamina telah melakukan shutdown dan pengendalian agar kebakaran tidak meluas. Mereka juga meyakinkan bahwa pasokan BBM aman. Warga diminta agar tidak panik," katanya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga yang berada di sekitaran lokasi PT Pertamina RU VI Balongan dievakuasi petugas.
Hal ini disebabkan PT Pertamina RU VI Balongan terbakar hebat pada Senin (29/3) sekitar pukul 01.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/29032021-kilang-minyak.jpg)