Breaking News:

Berita Muarojambi

Komisi III Rekomendasikan Dinas Lingkuhan Hidup Muarojambi Beri Sanksi ke PT BBS Terkait Limbah

Komisi III DPRD Muarojambi memanggil dan berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi terkait limbah milik perusahaan kelapa sawit

tribunjambi/hasbi sabirin
Robinson Sirait Anggota Komisi III dari Fraksi PAN. Komisi III Rekomendasikan Dinas Lingkuhan Hidup Muarojambi Beri Sanksi ke PT BBS Terkait Limbah 

Komisi III Rekomendasikan Dinas Lingkuhan Hidup Muarojambi Beri Sanksi ke PT BBS Terkait Limbah

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Komisi III DPRD Muarojambi memanggil dan berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi terkait limbah milik perusahaan kelapa sawit PT Bukit Bintang Sawit (BBS).

Pemanggilan itu menindaklanjuti laporan masyarakat yang khawatir dampak limbah milik perusahaan kelapa sawit PT Bukit Bintang Sawit (BBS) di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi.

Robinson Sirait Anggota Komisi III dari Fraksi PAN menjelaskan, pada 15 Januari 2021 lalu mereka dari Komisi III telah turun ke lokasi.

Dari peninjauan itu, ada beberapa temuan diantaranya tanggul yang tidak permanen, dan limbahnya di atas nilai ambang batas baku mutu lingkungan.

Makanya, Komisi III juga memanggil Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi untuk membahas kelanjutan limbah PT BBS itu.

"Dalam pemanggilan DLH itu, kami bahas terkait terhadap temuan aduan dari masyarakat terhadap limbah-limbah PT BBS, kita merokomendasi ke DLH Muarojambi untuk memberi sanksi kepada PT BBS berupa peringatan pertama," kata Robinson belum lama ini.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi M Syafe'i membenarkan telah memberikan sangsi kepada PT BBS berupa sangsi administratif sesuai dengan peraturan DLH.

"Kemarin kita turun melihat limbahnya dan terlihat progres PT BBS sudah bagus dan jauh berbeda dari sebelumnya," katanya, Minggu (28/3/21).

Bom Meledak di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Tergeletak Berserakan, Diduga Bom Bunuh Diri

Pelajar dari Desa Jelutih Ketakutan Melewati Desa Aur Gading Usai Tawuran Berdarah Antar Pemuda

Korban Bom di Gereja Katedral Makassar Dibawa ke Rumah Sakit, Begini Penjelasan Polda Sulsel

Ia mengatakan, sebelumnya memang ada anggota DPRD Muarojambi turun ke lokasi melihat limbah PT BBS tersebut.

"Dari peninjauan nya saat itu, baku mutu air limbah PT.BBS masih  diangka 896,93 miligram perliter, sekarang bedasarkan tes laboratorium DLH sudah diangka 300 miligram perliter berarti sudah dibawah baku mutu lingkungan hidup," pungkasnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved