Diduga Open BO di Aplikasi MiChat, Wanita Cantik Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Hotel

Selain mayat NS, polisi juga menemukan satu strip kondom dan beberapa obat-obatan di dalam kamar korban.

Kolase Twitter.com
Ilustrasi - Prostitusi Online Lewat Aplikasi MiChat 

TRIBUNJAMBI.COM - Mayat seorang wanita cantik berinisial NS (21) asal Pangandaran, Jawa Barat, yang ditemukan tergeletak tanpa busana di Hotel Holiday Inn, Jalan Kedungdoro 56 Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (25/3/2021) diduga merupakan wanita pramuria.

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto menuturkan, saat ini pihaknya telah memeriksa teman korban dan handponenya yang mengarah pada wanitan open booking layani jasa seks.

"Ada aplikasi mi chat, dugaan sementara mengarah pada open BO," kata Risti kepada TribunJatim.com, Kamis (25/3/2021).

Selain mayat NS, polisi juga menemukan satu strip kondom dan beberapa obat-obatan di dalam kamar korban.

Menurut polisi, korban meninggal karena penyakit darah tinggi atau hipertensi yang dideritanya.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, kami juga temukan obat-obatan. Hasil identifikasi sementara dugaannya sakit. Sesuai keterangan teman korban memang sempat mengeluh pusing dan sakit darah tinggi," tandasnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Bakal Dipotong dari Gaji Uang Zakat 2,5 Persen untuk Pegawai Swasta ASN hingga BUMN, Ini Skemanya

Kasus Lainnya, Tak Kunjung Dinikahi, Gadis Lapor Pak Kades yang Menghamili, Mengaku Diludahi dan Mau Disantet

Sementara itu, dalam pemberitaan sebelumnya, kandas sudah impian wanita berinisial NA (27) warga Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

NA rupanya dihamili Pak Kades di Kecamatan Paninggaran dan usia kandungannya kini sudah 11 minggu.

Kini, nasibnya apes dan cinta NA pada Pak Kades di Kecamatan Paninggaran tak terbalaskan.

Bukannya kasih sayang yang didapat, dia malah mendapat perlakuan kasar dari Pak Kades.

NA lama kelamaan dongkol tak betah dianiaya oleh calon bapak dari anaknya.

NA lalu melaporkan Pak Kades ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pekalongan, Rabu (24/3/2021) siang.

Ia mengadukan salah satu Kepala Desa di Kecamatan Paninggaran yang dituding telah menghamili dan ingkar menikahinya.
"Hari ini saya melaporkan atas kasus saya dihamili oleh Kades yang ada di wilayah Kecamatan Paninggaran," kata NA, dilansir TribunJatim.com dari Tribunjateng.com.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved