Berita Tebo
Pernikahan Dini Banyak Dipengaruhi Medsos, Sukandar Minta Orang Tua Awasi Penggunaan Hp Anak
Sukandar pun minta agar para orang tua untuk tetap mengawasi anak dalam menggunakan media sosial, dan penggunaan smartphone.
Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Bupati Tebo, Sukandar mengaku kasus pernikahan dini hingga saat ini cukup tinggi. Penyebabnya banyak hal, mulai dari pergaulan, rendahnya pendidikan dan pengaruh media sosial (medsos).
Sukandar pun minta agar para orang tua untuk tetap mengawasi anak dalam menggunakan media sosial, dan penggunaan smartphone.
"Jangan sampai pernikahan dini terus terjadi, sampai dibawah umur 19 tahun sudah menikah. Kita harus cegah. Jadi orang tua juga berperan aktif," kata Sukandar, Rabu (24/3/2021).
Baca juga: Tengkorak Dalam Mobil Ternyata Sub Kontraktor PT WKS, Kapolres Tanjabtim: Pemeriksaan Sementara
Baca juga: Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kerap Terjadi, Bupati Sukandar Minta Pelaku Dihukum Berat
Baca juga: Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kerap Terjadi, Bupati Sukandar Minta Pelaku Dihukum Berat
Imbas dari perkawinan anak usia dini yang juga harus dihindari menurut Sukandar adalah, bayi yang dilahirkan anak usia dini menjadi prematur, hingga berujung stunting.
"Imbasnya itu, bayi jadi lahir prematur dan imbasnya anak jadi stunting. Itu harus kita hindari," ungkapnya.
Lebih lanjut menurut Sukandar, adanya sosialisasi pecegahan perkawinan anak menjadi sangat penting, agar dapat dipahami oleh masyarakat secara luas.
"Dan ujungnya anak-anak di Kabupaten Tebo jadi terselamatkan dari pernikahan usia dini," ujarnya.
"Kalau untuk datanya, belum ada ya, karena banyak masyarakat tidak mau melaporkan karena dianggap aib ya," pungkasnya.