Breaking News:

PSU Pilgub Jambi

MK Putuskan PSU di Pilgub Jambi, Al Haris: Saya Tidak ada Beban, Jangan Jadikan PSU ini Perpecahan

Meski pemohon tidak menggugat pasangan yang sebelumnya telah ditetapkan KPU Provinsi Jambi tetap berkaitan

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Ditolak atau Diterima, Al Haris Siapkan Segala Kemungkinan dan Minta Sikapi Dengan Bijak 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Mahkamah Konstitusi putuskan PSU di lima kabupaten untuk Pilgub Jambi, Al Haris nilai KPU tidak mampu menjelaskan dan membantah dalil pemohon. 

Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia memutuskan Pemungutan Suara Ulang untuk 88 tempat Pemungutan Suara (TPS) di lima kabupaten dalam Provinsi Jambi. 

Kelima kabupaten tersebut yakni Muaro Jambi, Batanghari, Kerinci, Sungai Penuh, dan Tanjung Jabung Timur. 

Diambilnya keputusan tersebut menurut Al Haris, Calon Gubernur nomor urut 03 telah dipelajari oleh MK secara seksama poin poin dan dalil yang diajukan pemohon dan fakta persidangan. 

Meski pemohon tidak menggugat pasangan yang sebelumnya telah ditetapkan KPU Provinsi Jambi tetap berkaitan dengannya sebab mereka adalah pihak terkait. 

"Mungkin KPU tidak mampu untuk menjelaskan, membantah dalil pemohon tadi bahwa di Jambi terdapat banyak orang yang dianggap meragukan hakim MK terkait keabsahan pemilihan," katanya, Senin (22/3/2021) malam.

Meski demikian, dia mengajak agar berpikir positif dengan hasil MK dan tidak boleh berburuk sangka dengan siapa pun.

Sebab hal itu adalah dinamika harus dilalui masyarakat Provinsi Jambi.

Baginya, itu model baru perpolitikan di Jambi agar semuanya dipersiapkan dengan baik, seperti pengawasan, penyelenggaraannya dan calon harus mematuhi semua aturan. 

"Tidak boleh berpikir negatif kepada siapapun, tidak boleh berburuk sangka kepada siapa pun. Kita harus berpikir positif bahwa ini adalah proses yang harus dilalui," pintanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved