Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Pemkab Tanjab Timur Siapakan Rp 5,8 Miliar Untuk Pembuatan Sertifikat 876 Hektare Tanah Pemerintah

Sejumlah aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur  tengah digenjot untuk pembuatan sertifikat. 

tribunjambi/abdullah usman
Suasana di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pemkab Tanjab Timur Siapakan Rp 5,8 Miliar Untuk Pembuatan Sertifikat 876 Hektare Tanah Pemerintah 

Pemkab Tanjab Timur Siapakan Rp 5,8 Miliar Untuk Pembuatan Sertifikat 876 Hektare Tanah Pemerintah

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sejumlah aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur  tengah digenjot untuk pembuatan sertifikat

Terkait hal ini, Pemkab Tanjab Timur bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjab Timur untuk pembuatan sertifikat tanah yang sudah hampir rampung.

Kepala Badan Keuangan Tanjab Timur, Nusirwan melalui Kabid Aset, Hartono mengatakan, ada seluas 8.723.879 hektar atau sebanyak 495 bidang tanah yang dimiliki Pemkab Tanjabtim.

Sembilan Bulan Jasa Tak Dibayarkan, 12 Dokter Spesialis di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal Mogok Kerja

Bos Besar Investasi Bodong SR di Malaysia, RJ yang Diringkus Anggota Polda Jambi Diberi Rp 8 Juta

Suasana Haru Saat Aprilia Manganang Sampaikan Permohonan Ditetapkan Status Jenis Kelamin Laki-Laki

7.847.466 hektar atau sebanyak 444 bidang tanah diantaranya telah bersertifikat. Sedangkan  876.413 hektar sisanya atau 51 bidang tanah belum bersertifikat.

"Di mana anggaran untuk pembuatan sertifikat tanah aset Pemda tahun ini sebesar Rp 5,8 Miliar. Untuk presentasi bidang tanah aset Pemda yang sudah bersertifikat mencapai 89,70 persen," katanya.

Dijelaskannya, pada 2021 ini, Pemkab Tanjabtim dan BPN akan mengupayakan untuk menyelesaikan dalam pembuatan dan penerbitan sertifikat.

Hal itu dilakukan demi menyelamatkan aset Pemda terutama dari sektor tanah. 

"Pembuatan sertifikat ini kita dipantau oleh Kopsurgah KPK. Paling banyak asetnya berada di ibukota Kabupaten Tanjabtim atau di wilayah Kecamatan Muara Sabak Barat. Sisanya tersebar di beberapa kecamatan," katanya. 

Kepala BPN Tanjabtim, Anggasana Siboro melalui Kasi Survei dan Pemetaan, Akhmad Nizarudin mengungkapkan, untuk penerbitan sertifikat aset di bidang tanah di Kabupaten Tanjabtim menurun cukup signifikan.

Sudah 279 Orang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19 di Tebo, 14 Lainnya Meninggal Dunia

Download Lagu Dangdut Spesial Nella Kharisma Terbaru 2021, Ada Video Terpopuler Juga Full Album

Kronologi Kecelakaan Maut di Bajubang Laut, 2 Pemuda Tewas Setelah Motor Menabrak Pikap

Pada 2019 lalu, ada sebanyak 30 bidang tanah yang tersebar di 11 kecamatan yang telah bersertifikat.

"Kemudian pada 2020 lalu, ada juga sebanyak 90 bidang tanah yang telah bersertifikat, dan tahun ini targetnya 51 bidang tanah. Itu sisanya yang kami targetkan selesai tahun ini," pungkasnya. 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved