Razia PETI
Razia PETI di Bungo, Ekskavator dan Mesin Robin Diamankan
Puluhan personil gabungan dari TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Bungo melakukan razia terhadap Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)
Penulis: Muzakkir | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Puluhan personil gabungan dari TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Bungo melakukan razia terhadap Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Batu Kerbau Kecamatan Palepat Kabupaten Bungo.
Puluhan tim gabungan yang turun tersebut melakukan penyisiran di sepanjang aliran Batang Pelepat dan tempat-tempat yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas PETI.
Razia tersebut diduga kuat bocor, sebab tak ada aktivitas tambang yang mereka temukan, padahal lokasi yang mereka telusuri tersebut benar-benar lokasi PETI.
Informasi yang dihimpun, penambang telah melarikan alat berat tersebut sejak beberapa hari sebelum dilakukan razia.
Mereka melarikan diri diduga kuat telah mendapatkan informasi jika ada razia.
Dari razia yang dikomandoi oleh Kapolres Bungo AKBP M Lutfi, Bupati Bungo Mashuri, Dandim 0416/Bute, Letkol Inf. Arianto
Maskare Subagio tersebut hanya menemukan satu alat berat jenis ekskavator yang ditinggal oleh pelaku diduga penambang emas ilegal tersebut.
Alat berat yang ditinggalkan tersebut merupakan alat berat rusak dan tidak beroperasi lagi. Selain menemukan alat berat rusak, pihaknya juga mengamankan tujuh unit alat PETI jenis Robin.
Kapolres Bungo, AKBP Mokhamad Lutfi menyebutkan kegiatan razia bermula dari adanya laporan masyarakat sehingga dilakukan penindakan dengan menggelar razia.
Dia membenarkan jika tim gabungan berhasil menemukan 1 unit ekskavator yang ditinggalkan oleh pemilik dan pekerja illegal tersebut.
"Kemudian kita juga menemukan alat Robbin itu sebanyak 7 unit," kata Kapolres Bungo M Lutfi kepada awak media kemarin.
Bupati Bungo, H. Mashuri yang juga ikut langsung dalam pelaksanaan razia tersebut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi melakukan akvifitas PETI di hulu Batang Pelepat itu.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam di wilayah Dusun Batu Kerbau dan sekitarnya.
"Kita imbau kepada masyarakat untuk di masa-masa yang akan datang tidak melakukan lagi (aktivitas PETI)," tutur Bupati Bungo.
Sementara Dandim 0416/Bute, Letkol Inf. Arianto Maskare Subagio mendukung kebijakan dan apapun yang menjadi titik berat oleh pemerintah daerah untuk penertiban PETI di Kabupaten Bungo.
"Kami juga turun ke lapangan membantu pihak kepolisian untuk melakukan penertiban pelaku PETI ini," ucap Dandim 0416/Bute.