Peserta KLB Partai Demokrat di Sumut Dibayar? Gerald Ngaku Akan Daoat Rp 100 Juta
Setelah heboh soal sah atau tidaknya KLB Partai Demokrat, kini muncul isu soal peserta KLB bayaran. Mantan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kotamobagu
TRIBUNJAMBI.COM - Polemik dilakukannya Kongres luar biasa ( KLB ) Partai Demokrat di Sumut masih belum selesai.
Setelah heboh soal sah atau tidaknya KLB Partai Demokrat, kini muncul isu soal peserta KLB bayaran.
Mantan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kotamobagu Sulawesi Utara, Gerald Piter Runthuthomas bahkan mengungkap kekecewaannya.

Gerald mengungkap diiming-imingi uang Rp 100 juta bila hadir di KLB Sumut.
Namun setelah KLB Sumut berakhir, uang Rp 100 juta tersebut takbjuga ia terima.
Gerald awalnya menolak menerima ajakan hadir di KLB Sumut.
Baca juga: Putra Ahok Samakan Nadya Arifta dengan Puput Nastiti : yang Ketiga Kadang Lebih Menarik
Baca juga: Cara Memulihkan Indera Penciuman yang Hilang Karena Covid-19
"Saya awalnya menolak untuk mengikuti KLB tersebut, karena saya benar-benar mencintai Partai Demokrat dengan kepemimpinan AHY," kata Gerald dikutip dari Kompas TV.
Gerald sempat menghubungi Ketua DPC Partai Demokrat Kotamobagu Sulawesi Utara Ishak Sugeha.
Oleh Ishak, Gerald sudah dilarang untuk ikut KLB Sumut.
"Saya ceritakan pak Ishak malah marahi saya,
'jangan ikut gerbong itu karena gerbong itu dusta semua, gerbong itu salah semua gerbong itu salah semua, cacat hukum'
ketika akan dilakukan KLB jadi jangan masuk gerbong itu," kata Gerald.
Gerald mengiyakan arah ketuanya.
Namun beberapa waktu kemudian ia kembali dihubungi agar bisa hadir di KLB Sumut.
Baca juga: Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2021, Ini Rincian Tarif Listriknya
Baca juga: Proyek Rumah DP Rp 0 Anies Baswedan Terancam Bubar Setelah KPK Tetapkan Pria Ini Jadi Tersangka
Selain diiming-imingi uang, disebut juga Wakil Ketua DPC memiliki hak suara.