Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjabbar

Anwar Sadat Batal Tempati Rumah Dinas Bupati Gegara Perabot Kosong Mulai Kasur Hingga Sendok Piring

Disampaikannya bahwa pihaknya telah merincikan seluruh perlengkapan yang akan di beli. Hal ini memang di lakukan...

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Nani Rachmaini
Samsul bahri
Rumah dinas Bupati Tanjabbar masih kosong 

 TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Mencuatnya persoalan Rumah Dinas Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang tanpa isi perlengkapan perabotan rumah tangga berawal dari ungkapan Ketua KNPI Kabupaten Tanjabbar, Dadang. Ia mengungkapkan bahwa Bupati terpilih, Anwar Sadat hingga saat ini belum menempati rumah dinas Bupati. 

Ini disampaikan oleh Dadang, berdasarkan curhatan Anwar Sadat saat pihak KNPI silaturahmi di rumah dinas bupati beberapa waktu lalu. Bupati curhat bahwa tidak ada perabotan di rumah dinas bupati, seperti sendok dan piring. Selain itu, tidak ada kasur yang di gunakan untuk tempat tidur. 

Sehingga saat ini, Anwar Sadat masih tinggal di rumah pribadi orang tuanya. Terhadap hal ini, terungkap bahwa tidak adanya perabotan di rumah dinas Bupati karena telah di lelang dan telah terjual. 

Hal ini diungkapkan oleh Kabag Sarana Prasarana, Dartono saat di konfirmasi, Senin (8/3). Dartono menyebutkan bahwa sejumlah perabot di rumah dinas Bupati telah terjual dan di beli oleh Bupati sebelumnya yaitu Safrial. 

"Itu sudah di lelang kan berdasarkan Permendagri Nomor 19 tahun 2016 . Jadi yang kami usulkan ini yang menyelesaikan orang aset dan di nilai oleh KPKNL. Jadi kami hanya mengusulkan," ungkapnya

Lebih lanjut disampaikan olehnya bahwa seharusnya pada Februari barang-barang di rumah dinas Bupati Tanjabbar maupun Wakil Bupati Tanjabbar sudah bisa masuk. Namun, karena adanya penundaan penandatangan pada APBD akhirnya proses tersebut mundur. 

"Jadi proses kami lama. SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) ini baru bisa kami masuk tanggal 27 februari. Paket per masing-masing rumah itu tidak bisa, jadi ini langsung satu paket. Jadi langsung rumah dinas bupati, wakil bupati, staff ahli dan asisten," ungkapnya

Lebih lanjut disampaikannya bahwa terkait dengan persiapan dan proses untuk penggantian dari sejumlah perabot rumah dinas bupati sebetulnya telah disampaikan olehnya kepada Bupati dan Wakil Bupati. 

"Sudah saya sampaikan juga ke ibu bupati bahwa perlengkapan dapur akan di ganti semua, itu ada dari Kulkas, kompor, freezer, magicom, lengkap semua. Ini sudah saya sampaikan juga," tambahnya

Disisi lain, soal Rumah dinas wakil Bupati, Dartono mengakui bahwa selama Ia menjabat menjadi Kabag Sarpas memang untuk pengadaan alat dapur rumah dinas wakil Bupati tidak ada di anggarkan. Hal ini karena memang tidak ada permintaan dari Wakil Bupati sebelumnya yaitu Amir Sakib. 

"Kalo tahun ini masuk, sudah kita siapkan semua dan insha allah memang sudah lengkap semuanya. Jadi memang tinggal nunggu launching aja, dan DPA juga belum turun. Jadi kami pakai RKA yang sama dengan DPA," ungkapnya

Disampaikannya bahwa pihaknya telah merincikan seluruh perlengkapan yang akan di beli. Hal ini memang di lakukan sesuai dengan sistem baru, hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dartono mengakui memang pelaksanaan ini tertunda dari proses administrasi. 

"Perencanaan kita memang dari awal di 2020 ini sudah saya targetkan bahwa bulan februari sudah ada semua, jadi di bulan maret sudah jalan. Semua ada, kalo tidak ada tidak mungkin kita mau launching, jelas itu salah total. Memang proses administrasinya yang buat kita agak lama," pungkasnya

Baca juga: BREAKING NEWS Kepala Sekolah SD di Tanjab Barat Terdakwa Korupsi Dana BOS

Baca juga: Ratusan Dai di Batanghari Belum Terima SK dan Masih Ada Empat Lowongan Kerja Tahun 2021

Baca juga: Mahasiswa Unja Septian Pradana Jadi Korban Tabrak Lari di Sungai Duren Muarojambi

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved