Breaking News:

Apa yang Memicu Kudeta di Partai Demokrat? Akankah Berdampak pada Elektabilitas Pemilu 2024?

Konflik di internal Partai Demokrat masih jadi pembahasan saat ini. Bermula dari isu kudeta yang berujung pada pemecatan sejumlah kader, sehingga kon

Ist
SBY dan Moeldoko 

TRIBUNJAMBI.COM - Konflik di internal Partai Demokrat masih jadi pembahasan saat ini.

Bermula dari isu kudeta yang berujung pada pemecatan sejumlah kader, sehingga konflik di Partai Demokrat kini kian memanas.

Akibat pemecatan itu, mantan kader Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun menggugat Agus Harimurti Yudhoyono, Teuku Riefky, dan Hinca Pandjaitan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca juga: Lowongan Kerja Nurse dan Careworker di Jepang, Gaji hingga Rp 26 Juta

Baca juga: Foto Moeldoko Cium Tangan SBY Beredar, Tawa Rocky Gerung-Kata Andi Arief Soal KLB Demokrat Gaib

Selain gugatan tersebut, isu Kongres Luar Biasa (KLB) juga semakin mengemuka. KLB digelar pada Jumat (5/3/2021).

Hasilnya, Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB.

Foto lawas ketika Moledoko mencium tangan SBY
Foto lawas ketika Moledoko mencium tangan SBY (Twitter)

Apa yang memicu api konflik Partai Demokrat?

Pengamat Politik asal Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, ada sejumlah faktor yang memicu konflik di tubuh Partai Demokrat.

Pertama, kekuasaan yang akhirnya berujung pada perebutan kendaraan berupa partai politik.

"Kekuasaan ini kan harus punya kendaraan dan kendaraan paling nyaman adalah partai politik, itu yang pertama," kata Hendri saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/3/2021).

Kedua, Hendri menilai, ada salah satu kubu yang melihat potensi dan kesempatan itu dengan memanfaatkan kepemimpinan AHY.

Halaman
12
Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved