Breaking News:

Editorial

Prihatin Kasus Inses Terjadi Lagi, Kekerasan Seksual Anak Juga yang Jadi Korban

Peristiwa ini lebih tepatnya merupakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah terhadap anak kandungnya.

Editor: Deddy Rachmawan
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
Sejumlah warga yang tergabung dalam Jakarta Feminis melakukan aksi saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (1/9/2019). Dalam aksinya mereka meminta DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) karena KUHP yang selama ini dipakai dalam menyelesaikan kasus-kasus kekerasan seksual dinilai belum dapat melindungi para korban. 

KASUS inses terjadi lagi. Kali ini kembali terjadi di Kabupaten Muarojambi.

Untuk diketahui, inses merupakan hubungan seks di antara dua lawan jenis yang memiliki hubungan darah atau keluarga sangat dekat.

Kali ini, kasus inses dilakukan seorang pria berinisial HT (35), warga Muarojambi.

Ia menyetubuhi anak kandung hingga kini hamil tujuh bulan. 

Peristiwa ini lebih tepatnya merupakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah terhadap anak kandungnya.

Aksi bejat itu sudah berlangsung sejak April 2020 silam.

Belasan kali menyetubuhi anak kandungnya, si ayah beraksi saat kondisi rumah sepi, saat istrinya pagi hari ke kebun.

Orangtua yang seharusnya memberi perlindunga justru menjadi predator.

Kasus inses di Muarojambi ini bukan kali ini saja. Dari catatan Tribun Jambi, sepanjang 2019 hingga 2020, sudah terjadi  10 kasus inses.

Kasus inses ini  kebanyakan dilakukan ayah kandung terhadap anak sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved