Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Digerayangi Bos, Dua Wanita Muda tak Berdaya Melihat Keris di Celana Bos : Dia Sering Bawa Keris

Dua wanita muda berinisial DF (25) dan EFS (23) menangis sesunggukan di Mapolres Metro, Jakarta Utara, sembari menceritakan nasibnya.

Editor: Heri Prihartono
(Tribun Lampung/Dody Kurniawan)
Ilustrasi pencabulan Digerayangi Bos, Dua Wanita Muda Pasrah saat Melihat Keris di Celana Bos : Dia Sering Bawa Keris 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Dua wanita muda berinisial DF (25) dan EFS (23) menangis sesunggukan di Mapolres Metro, Jakarta Utara, sembari menceritakan nasibnya.

Mereka melaporkan perbuatan dugaan pencabulan pria berinisial JH (47), yang tak lain bos di tempat mereka bekerja hingga ditangkap polisi, Selasa (2/3/2021).

DF dan EFS menjadi korban dugaan pencabulan dari sang bos, yang memaksa untuk mencabuli mereka di tempat bekerja.

Wakil Kapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menyebut, JH berupaya membujuk kedua korban tapi mendapat penolakan.

Dengan percaya diri, JH saat itu mengaku memiliki kemampuan meramal dan membuka aura korban.

Tapi, DF dan EFS menolak karena mendapat ada yang aneh ketika JH memaksa keduanya untuk mengikuti ritual mistis tersebut.

"Mereka diajak untuk mandi bareng," ujar Nasriadi di Mapolres Metro Jakarta Utara pada Selasa (2/3/2021).

"Artinya untuk membuka aura atau untuk membuka hal-hal yang positif di tubuhnya. Kedua korban ini lalu menolak," kata Nasriadi.

Saat itu JH berdalih akan meramal nasib dan rezeki, tapi ujung-ujungnya malah melakukan pencabulan.

Meski kedua korban sudah menolak, JH tetap memaksa hingga kerap mencabuli korban di kantor saat jam kerja.

"Ada unsur pemaksaan di dalam bujuk rayu tersebut," kata Nasriadi lalu menambahkan, "Ini dilakukan secara sering, artinya sudah banyak sekali."

Pada akhirnya korban pasrah karena JH membawa keris di kantung belakangnya.

"Korban-korban ini takut untuk melawan karena mereka melihat bahwa tersangka membawa senjata tajam," kata Nasriadi.

Menurut Nasriadi, kedua korban khawatir atasan mereka akan berbuat nekat.

Apabila terus memberontak, korban khawatir JH akan menghujamkan kerisnya itu sehingga pasrah.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved